Tampilkan postingan dengan label Rusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rusia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Februari 2014

T-64 MBT

T-64 pada Sebuah Pameran 2008 (foto: Wikipedia)


Perkembangan desain tank Soviet setelah PD II pada akhirnya menghasilkan MBT T-64. T-64 memamerkan kualitas yang sudah dibuktikan oleh suksesor T-34, T-54. T-54 berevolusi menjadi T-55 yang memiliki proteksi NBC, yang darinya dikembangkan T-62 dengan opsi yang lebih baik. Akan tetapi, T-62 gagal melampaui seri T-54/T-55 baik dalam hal prestasi pertempuran dan jumlah produksi. Oleh karea itu, T-55 tetap diproduksi sementara T-62 dihentikan. T-64 dianggap sebagai “Main Battle Tank” sejati pertama milik Soviet (seperti halnya M60 bagi AS). Pengembangan T-64 dimulai dari awal 1950an hingga sekitar 1962, yang mana mulai dioperasikan oleh Red Army dengan awal produksi pada 1963. Produksi akan dilaksanakan hingga 1987 dengan perkiraan 8,000 hingga 13,000 tank. Akan tetapi, T-64 tidak pernah secara resmi ditawarkan ke pasar ekspor, dan terbatas untuk Red Army saja. Operator tank ini termasuk Moldova, Ukraina dan Uzbekistan – ini karena runtuhnya Uni Soviet dan tank AD Soviet diserahkan kepada negara di mana tank berada. Datangnya T-64 secara langsung mempengaruhi datangnya M60A3 buatan AS sebagai respon menyusul gagalnya MBT-70.

T-64 memiliki desain inovatif, menggunakan autoloader dan lapis baja yang disempurnakan. Berbagai varian diproduksi selama periode panjang produksi. Walaupun T-64 sangat dekat dihubungkan dengan T-72, T-64 diproduksi hanya untuk AD Soviet, sementara T-72 yang dianggap memiliki kemampuan di bawahnya diekspor ke berbagai negara.

T-64 digunakan dalam formasi elit dan reguler di Eropa Timur dan wilayah lainnya. T-64A pertama kali dioperasikan dengan Group of Soviet Forces in Germany (GSFG) Jerman Timur pada 1976, dan beberapa waktu kemudian dengan Southern Group of Forces (SFG) Hungaria. Mulai 1981 T-64B yang disempurnakan mulai dioperasikan di Jerman Timur dan kemudian di Hungaria. Sementara dipercaya bahwa T-64 hanya dipakai oleh unit elit, ternyata juga digunakan oleh tingkatan yang jauh di bawahnya seperti "non-ready formations", di Odessa Military District's 14th Army.

Dengan pecahnya Uni Soviet pada 1991, T-64 tetap menjadi persenjataan milik negara-negara konstituennya. Saat ini kurang dari 2,000 T-64 dioperasikan oleh Ukraina dan sekitar 4.000 oleh AD Rusia.





SEJARAH DAN PENGEMBANGAN 


Awal Program

Setelah menyadari bahwa seri T-55/T-62 akhirnya kehabisan potensi untuk pengembangan, Uni Soviet memutuskan untuk mengembangkan desain tank yang benar-benar baru yang diharapkan mampu mengalahkan tank baru Barat seperti Chieftain milik Inggris dan mampu bertahan terhadap persenjataan anti-tank baru Barat.



Project 430

Studi untuk desain MBT baru dimulai pada 1951. Tim KB-60M dibentuk di biro desain Kharkiuji, transport machine-building factory No. 75 bernama Malyshev (Dalam Bahasa Rusia: конструкторское бюро Харьковского завода транспортного машиностроения №75 им. Малышева), oleh para teknisi dari Nizhniy Tagil, yang dikepalai oleh A.A. Morozov. Sebuah proyek bernama obyekt 430 melahirkan tiga purwarupa yang diuji coba di Kubinka pada 1958. Ketiga purwarupa tersebut menunjukkan karakteristik yang selanjutnya secara radikal mengubah desain tank tempur Tirai Besi. Untuk pertama kalinya, sebuah compact opposed-piston engine ekstrim digunakan: 4TD, didesain oleh team desain mesin. Sistem transmisinya terdiri dari dua gigi lateral di setiap sisi mesin. Dua inovasi tersebut menghasilkan kompartemen mesin yang sangat ringkas dan pendek dengan bukaan terletak di bawah turret. Volume kompartemen mesin ini hampir setengah dari mesin T-54. Sistem pendinginnya merupakan ekstraksi dan suspensi ringan digunakan, dengan hollow metallic wheels berdiameter kecil dan caterpillar track dengan sambungan karet. 

Purwarupa Project 430 yang Dipamerkan di Museum Tank Kubinka 2008 (foto: Wikipedia)

Tank mempertahankan meriam 100mm D-10TS dan lapis baja frontal 120mm. Karena tidak menunjukkan superioritas dalam hal karateristik tempur jika dibandingkan dengan T-55 yang sudah lebih dulu beroperasi, Morozov memutuskan bahwa produksi belum dapat dilaksanakan dan membuat proyek ini terhambat. Akan tetapi, studi tetap dilakukan pada obyekt 430U, menggunakan meriam 122mm dan lapis baja 160mm, menunjukkan bahwa tank ini memiliki potensi untuk dilengkapi dengan persenjataan dan lapis baja dari tank berat pada casis tank medium. Sebuah proyek baru pun dimulai, obyekt 432.


Project 432

Meriam yang dipasang pada tank baru ini adalah D-68 (2A21) 115mm yang powerful. Pada tank ini digunakan sistem pengisian amunisi otomatis, electro-hydraulic automatic system, yang merupakan keputusan yang beresiko karena teknologi ini masih sangat baru bagi desainer Rusia. Jumlah awak berkurang menjadi tiga, yang memungkinkan pengurangan penting pada volume internal, yang pada akhirnya mengurangi total berat, dari 36 ton (obyekt 430) menjadi 30,5 ton. Tinggi tank juga berkurang sebanyak 76mm.

Akan tetapi, dengan hadirnya meriam L7 105mm Inggris dan M-68 AS, yang digunakan pada Centurion dan M60, memaksa team untuk membuat inovasi yang berani, dengan penggunaan lapis baja komposit. Lapis baja baru ini disebut “K combination” oleh Barat: sistem proteksi ini terdiri dari lapisan alloy aluminium di antara dua lapisan baja berkekuatan tinggi. Konsekuensi penggunaan lapis baja ini adalah meningkatnya berat tank menjadi 34 ton. Tetapi dengan mesin 5TDF berkekuatan 700 hp (515 kW) (juga didesain secara lokal), mobilitasnya tetap unggul, jauh lebih superior dari T-62. Obyekt 432 siap pada September 1962 dan produksinya dimulai pada Oktober 1963 di Kharkiv plant. Pada 30 Desember 1966, tank ini mulai beroperasi dengan nama T-64.


T-64A

Bahkan ketika T-64 pertama dalam tahap perakitan, tim desain sedang mengembangkan versi baru dengan harapan untuk mempertahankan superioritas daya tembak tank, dengan nama obyekt 434. Meriam baru dan sangat powerful, D-81T 125mm, dari pabrik senjata Perm, digunakan pada tank. Meriam ini merupakan versi meriam smoothbore 115mm dari T-62 yang diperbesar. Amunisi 125mm yang lebih besar, berarti kapasitas angkut pun berkurang, dan dengan awak keempat sebagai pengisi amunisi, juga mengurangi ruang T-64, sehingga tank hanya memiliki kapasitas amunisi 25. Hal ini tidak dapat diterima oleh desainer Soviet, tetapi parameter dimensional yang ketat membuat mereka tidak bisa memperbesar tank untuk menambah ruang interior. Sulusinya adalah mengganti pengisian amunisi manual menjadi sistem pengisian amunisi mekanis, mengurangi jumlah awak menjadi tiga dan menandai penggunaan autoloader pertama pada MBT Soviet. Autoloader 6ETs10 memilki 28 amunisi dan dapat menembakkan delapan kali dalam semenit; stabiliser 2E23, dipasangkan pada TPD-2-1 (1G15-1) sight baru. Pengemudian malam juga diadaptasikan dengan periskop TPN-1-43A baru yang memiliki keunggulan iluminasi dari proyektor L2G inframerah yang powerful, dipasang pada sisi kiri meriam. Proteksi juga disempurnakan dengan penggunaan fiberglass menggantikan alloy aluminium pada lapis baja, dan plat-plat spring-mounted dipasang di sepanjang mudguard (dikenal sebagai Gill skirt), untuk melindungi bagian atas suspensi dan sisi-sisi tank. Akan tetapi plat ini sangat rapuh dan sering kali dilepas. Beberapa penyimpanan kecil dibuat disepanjang turret, dengan sebuah kompartemen di kanan dan tiga boks di kiri depan. Schnorkels dipasang pada belakang turret. Sistem proteksi NBC dipasang dan palka diperlebar.

Purwarupa tank ini diuji pada 1966 dan 1967, ketika produksi dimulai setelah T-64 yang ke-600, tank ini mulai beroperasi dengan AD Soviet dengan nama T-64A. Kepala teknisi Alexander Morozov dianugerahi Lenin Prizeberkat kesuksesan model ini.

Didesain untuk pasukan elit, T-64A secara konstan memperbarui dan menyempurnakan peralatannya. Setelah hanya tiga tahun beroperasi, model modernisasi pertama muncul:
  • Fire control, dengan penggantian sistem penglihatan dengan penglihatan siang TPD-2-49, sebuah optical coincidence rangefinder dan penglihatan malam TPN-1-49-23, serta stabilisasi dengan pemasangan sistem 2E26. 
  • Radio dengan pemasangan123M 
  • Penglihatan maalam dengan TBN-4PA untuk pengemudi dan TNP-165A untuk komandan. Ruang tempurnya ditransformasi dengan pemasangan turret kecil untuk komandan serta pemasangan senapan mesin anti-pesawat NSVT 12.7 mm, yang secara elektrik dioperasikan melalui penglihatan optik PZU-5, dengan amunisi sebanyak 300 butir. Senapan mesin ini dapat dioperasikan dari dalam tank, sehingga komandan tank tidak terlihat dari luar seperti pada tank sebelumnya. Sistem yang memungkinkan pemasangan sistem anti-ranjau KMT-6 juga ditambahkan 
Sebuah versi turunan juga muncul pada saat yang sama, didesain untuk Staff Komando, dengan nama T-64AK. Tank ini memiliki radio R-130M dengan antena teleskopik 10m yang hanya dapat digunakan pada posisi status karena membutuhkan selubung. Tank juga memiliki sebuah artillery aiming circle PAB-2AM dan pos navigasi TNA-3. Tenaga dari semua sistem ini diberikan oleh generator tambahan berbahan bakar gasoline.

Pada 1976, sistem persenjataan disempurnakan dengan pemasangan meriam D-81TM (2A46-1), yang sistabilkan oleh sebuah sistem 2E28M2, yang tenaganya dipasok oleh 6ETs10M otomatis. Penglihatan malamnya digantikan oleh TNPA-65 dan mesinnya dapat dioperasikan dengan berbagai jenis bahan bakar, termasuk diesel, kerosen atau gasolin.

Produksinya dihentikan pada 1980. Tetapi sebagian besar T-64A masih terus dimodernisasi setelah 1981, dengan pemasangan sebuah enam-pelontar granat 902A 81 mm pada setiap sisi meriam dan mengganti gill plates dengan rubber skirt untuk memperpanjang usia pakai. Setelah 1985, sebagian dari mereka dipasangi dengan bata-bata reaktif (dengan nama T-64BV), atau bahkan dengan laser TPD-K1 telemeters sebagai pengganti optical TPD-2-49 optical coincidence rangefinder (1981). Hampir semua T-64 dimodernisasi menjadi T-64R, antara 1977 hingga 1981, dengan mengatur ulang tempat penyimpanan eksternal dan snorkel, seperti pada T-64A. 



T-64B

Tim desain terus menjalankan pekerjaan pada versi baru. Masalah pada pemasangan mesin 5TDF muncul karena kapasitas produksi lokal terbukti tidak mencukupi dibandingkan dengan produksi tank yang dilaksanakan pada diga pabrik (Malyshev di Kharkiv, Kirov in Leningrad dan Uralvagonzavod).

Dari 1961, sebuah alternatif untuk obyekt 432 dipelajari, dengan mesin 12 V-silinder V-45: obyekt 436. Tiga purwarupa diuji pada 1966 di pabrik Chelyabinsk. Perintah untuk mengembangkan sebuah model yang diturunkan dari 434 dengan mesin yang sama menghasilkan obyekt 438, yang kemudian diganti nama menjadi obyekt 439. Empat tank tipe ini dibuat dan diuji pada 1969, yang menunjukkan mobilitas yang sama dengan versi produksi, tetapi produksi massalnya tidak dijalankan. Tank-tank ini akhirnya berperan sebagai dasar untuk desan kompartemen mesin T-72.

Pada awal 1970an, tim desain berusaha untuk menyempurnakan tank lebih lanjut. Studi T-64A-2M pada 1973, dengan mesin yang lebih powerful dan turret yang diperkuat, berperan sebagai dasar untuk dua proyek:
  • Obyekt 476 dengan mesin 6TD 1000 hp (735 kW) yang berperan sebagai model untuk kompartemen tempur T-80. 
  • Obyekt 447 yang memiliki sistem kendali penembakan baru dengan sebuah laser telemeter, dan memiliki kemampuan untuk menembakkan misil dari meriamnya. 
Untuk selanjutnya, perintah diturunkan untuk mulai produksi dengan nama T-64B, sebagai versi turunan (yang memiliki kesamaan komponen 95%), obyekt 437, tanpa sistem pemandu misil untuk penghematan biaya. Selanjutnya T-64B1 yang diproduksi hampir dua kali lipat. Pada 3 September 1976, T-64B dan T-64B1, diumumkan cukup baik untuk mulai beroperasi, memiliki meriam D-81Tm (2A46-2) yang disempurnakan dengan stabiliser 2E26M, loader 6ETs40 dan kendali penembakan 1A33, termasuk:
  • Kalkulator balistik 1V517 
  • Penglihatan 1G21 dengan telemetri laser 
  • Sensor cross-wind 1B11 
T-64B memiliki kemampuan untuk menembakkan misil berpemandu-radio baru 9M112 "Kobra" (kode NATO "AT-8 Songster"). Tank ini kemudian mampu membawa 8 misil dan 28 peluru. Sistem kendali mesin dipasang pada bagian depan turret kecil komandan dan memiliki banyak perubahan. T-64B1 hanya membawa 37 peluru dan memiliki 2.000 amunisi 7.62 mm, dibanding T-64B dengan amunisi 1.250. Tipe ini mampu menyeberangi perairan dengan kedalaman 1,8 m tanpa peralatan.

Tank ini dmodernisasi pada 1981 dengan penggantian meriam menjadi 2A46M1, stabiliser 2E42, dan pemasangan peluncur granat asap 902A "Tucha-1" (empat di setiap sisi meriam). Dua versi komando direalisasikan, sangat serupa dengan T-64AK: T-64BK dan T-64B1K.

Keputusan dimulainya produksi mesin 6TD pada Oktober 1979, dan sangat serupanya mesin ini dengan 5TDF, memungkinkan pemasangannya pada versi B dan B1, juga pada A dan AK. Menghasilkan model baru T-64AM, T-64AKM, T-64BM dan T-64BAM, yang mulai beroperasi pada 1983.

Produksi dihentikan pada 1987 untuk semua versi.Total produksinya mencapai hampir 13.000 unit


Modernisasi di Ukraina

Setelah pecahnya USSR, Ukraine melakukan pengembangan untuk modernisasi T-64, karena pabrik asli dan utamanya berada di negara ini. Dua program berakhir pada 1999:
  • T-64BM2, dengan mesin 57DFM 850-hp (625 kW), kendali penembakan baru 1A43U, pengisi amunisi baru 6ETs43 dan kemungkinan untuk menembakkan misil 9M119 (kode NATO "AT-11 Sniper"). 
  • T-64U yang mengintegrasikan sistem kendali penembakan 1A45 (dari T-80U dan T-84), optik PNK-4SU dan TKN-4S untuk versi komando, dan PZU-7 untuk senapan mesin AA. Komandan tank dapat mengemudikan tank. Tank juga dikenal sebagai BM "Bulat". Kedua varian ini juga dilindungi dengan lapis baja reaktif modular Kontakt-5, yang mampu menahan proyektil energi kinetik, tidak seperti model awal yang hanya efektif terhadap amunisi HEAT. Kedua varian juga dapat didukung dengan mesin 6TDF 1000 hp (735 kW). 
T-64 BM Bulat pada Sebuah Parade (foto: Wikipedia)

Hingga Oktober 2010, AD Ukraina memiliki 47 T-64BM "Bulat" [Т-64БМ "Булат"] yang beroperasi. Pada 2010 Kharkiv Malyshev Factory mengupgrade 10 T-64B menjadi standar T-64BM "Bulat", dan kemudian 19 akan dikirim pada 2011. 29 tank yang diupgrade ini di bawah kontrak yang ditandatangani pada April 2009 senilai 200 juta Hryvnia ($25.1 juta). Menurut Constantin Isyak (kepala teknisi Malyshev Factory), T-64BM "Bulat" diperkuat dengan lapis baja baru untuk dapat menandingi tank modern lain. Mereka memiliki lapis baja reaktif 'Knife' [Нiж] dan sistem pertahanan aktif 'Warta' [Варта]. T-64BM "Bulat" berbobot 45 ton, dengan mesin diesel mulitifuel 5TDFM 850 hp (630 kW) 5TDFM dengan kecepatan hingga 70 km/j (43 mpj), dan jarak operasional 385 km (239 mil). Tank ini mempertahankan meriam smoothbore 125 mm dengan autoloader untuk 28 amunisi, beberapa darinya kemungkinan misil berpemandu. Tank ini memuliki senapan mesin AA 12.7 mm dan senapan mesin koaksial 7.62. 



Sejarah Operasional

T-64 tetap dirahasiakan hingga waktu yang lama, Barat sering dibingungkan dengan tank T-72. T-64 tidak pernah diekspor, dan hanya terlihat dalam peperangan terbatas, dalam operasi melawan separatis Chechen.

Menurut David Isby, T-64 mulai beroperasi pada 1967 bersama 41st Guards Tank Division, di Distrik Militer Kiev, sangat dekat dengan pabrik pembuatnya, karena masalah signifikan yang muncul selama pengenalannya ke dinas membutuhkan keberadaan personel pendukung dari pabrik secara konstan, dalam rangka perawatan dan pelatihan awak.

T-64 yang dimiliki 59th Guards Motor Rifle Division di Moldova diterjunkan pada pertempuran Mei 1992, dianggap sebagai pertempuran pertama yang menggunakan tank ini

USSR mengoperasikannya dalam unit kesiapan-tinggi, resimen tank independen , serta divisi yang bermarkas di GDR dan Hungaria, dan pada unit dengan tingkat kesiapan lebih rendah.





DESAIN 


Hull T-64 dibagi menjadi tiga kompartemen: ruang kemudi di depan, kompartemen tempur di tengah dan mesin di belakang. Awak tank T-64 tersusun agak berbeda dengan tank Soviet biasanya. Pengemudi tetap berada di depan tengah hull. Tetapi karena T-64 memiliki mekanisme pengisian amunisi otomatis, posisi duduk komandan dan penembak berbeda di turret, komandan di sisi kanan, dan penembak di kiri.

T-64 mempertahankan silhoutte rendah dari tank pendahulunya T-54/55/62. T-64 memiliki live track dengan enam road wheel dengan jarak merata, drive sprocket di belakang dan idler wheel di depan. Palka pengemudi berada di tengah atas sebuah upper glacis berkemiringan tajam, yang memiliki empat rusuk baja dan sebuah deflektor air dan kotoran berbentuk-V. Turret low-rounded berada di tengah hull. Kupola komandan berada di sisi kanan turret dan palka penembak di sisi kiri. Sel bahan bakar terintegrasi dan kontainer penyimpanan memberikan penampakan yang efisien pada fenders.

3-view T-64 (foto: fas.org)



Persenjataan

Persenjataan utama T-64 adalah meriam smoothbore 125mm yang dapat berelevasi dari -6 hinggga +14 derajat pada sebuah powered turret yang mampu berputar 360 derajat. Meriam 2A26M2 125mm distabilisasi secara vertikal maupun horizontal sehingga mampu menembak dalam kondisi bergerak dan dipasangi dengan termal sleeve (yang memiliki empat bagian yang dapat dilepas, dengan dua bagian di depan dan dua di belakang bagian tengah tabung bore evacuator) dan fume extractor. Senapan mesin koaksial 7.62 mm dipasang di sisi kanan mantlet.

Meriam utama smoothbore 125-mm dapat menembakkan amunisi hypervelocity, armor-piercing, fin-stabilized, discarding-sabot (HVAPFSDS) yang dipercaya memiliki muzzle velocity di atas 1,750 meter per detik dan dengan jarak jangkau paling tidak 2.000 meter. Meriam ini juga dapat menembakkan ATGM AT-8 Songster, dan biasanya membawa enam. Kapasitas amunisinya sebanyak 40, yang biasanya terdiri dari 12 amunisi HVAPFSDS, 6 HEAT, dan 22 HE. Cartridges-nya semi-combustible dengan stub-cases. Meriam didukung dengan sebuah pengisi amunisi otomatis dual carosel yang berada di dasar hull yang mengisikan shell (peluru) dan bubuk mesiu, dan sebuah automatic spent-cartridge ejection system, yang juga dipakai pada T-62. Kecepatan tembaknya antara lima hingga delapan per menit, tetapi terdapat keraguan pada kehandalan mekanisme pengisian amunisi otomatis ini.

Komandan dapat mengoperasikan seluruh persenjataan tank dari posisinya. T-64 memiliki sistem kendali penembakan terintegrasi dan telah disempurnakan. Tank ini kemungkinan memiliki sebuah komputer di dalamnya, dan beberapa varian kemungkinan memiliki pengukur jarak laser.

T-64A (penamaan NATO) atau T-64 M1981/1 (penamaan Soviet) memiliki sebuah sebuah pembidik meriam yang dimodifikasi, mortar asap di bagian depan turret dan lapis baja sisi (side skirt) yang dipasang di sepanjang sayap roda (spatbor).

Sinar penjejak inframerah/sinar putih dipasang di sisi kiri meriam utama, bukan di kanan seperti pada T-72, dan dua atau kotak amunisi persegi panjang dipasang di sisi kiri turret. Kotak ini berisi amunisi untuk senapan mesin DShKM 12.7mm yang terpasang di kupola komandan.

Pembidik komandan adalah TKN-3V. Pembidik penembak dan pengukur-jarak optik bernama TPD-43B. Senapan mesin anti-pesawat 12.7 mm memiliki elevasi elektrik dari -5 hingga +70 derajat dan dilengkapi kontrol manual untuk penggunaan darurat. Pembidik anti-pesawatnya bernama PZU-5. Tidak seperti T-72, senapan mesin anti-pesawat 12.7 mm milik T-64 dapat ditembakkan dan dibidikkan dari dalam tank.



Proteksi

T-64 memiliki proteksi lapis baja yang lebih baik dari pada T-62. Hull dan turret-nya lapis baja yang dicor dan dipatri menggunakan lapisan baja dan keramik, yang disebut dengan Combination K, yang memberikan proteksi superior terhadap serangan HEAT. Di samping memiliki proteksi baja frontal yang sangat baik karena penggunaan lapisan baja yang disempurnakan, T-64 juga dapat dilengkapi dengan plat-plat pelindung roda rantai atau sayap roda di sepanjang sisi. Penyimpanan bahan bakar “low-flash” juga memberikan perlindungan tambahan pada bagian sisi. Bilah dozer pembersih ranjau KMT-6 yang dipasang dibagian depan tank memungkinkan tank untuk membersikan halangan dalam beberapa menit dan juga meningkatkan proteksi lapis baja bagian bawah-depan hull.

T-64 memiliki kemampuan untuk menghasilkan asap pelindung secara integral seperti pada pendahulunya T-54/55/62, dan memiliki pelontar granat asap yang terpasang diturret seperti yang terlihat pada T-72 dan T-80.

Selain sistem deteksi radiasi PAZ dan sebuah lapisan antiradiasi, T-64 juga memiliki sistem filtrasi dan overpressure NBC kolektif.



Mobilitas

T-64 memiliki mobilitas yang jauh lebih baik dari pada T-62. Mesin diesel 5-silinder, piston-terbalik, memiliki estimasi tenaga 700-750 tenaga kuda. Walaupun memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada mesin milik T-62, T-64 dipercaya memiliki kecepatan jalanan dan jarak jelajah yang setara dengan T-72. Dua drum bahan bakar tambahan berkapasitas 200 liter dapat dipasang di bagian belakang hull.

Suspensi T-64 terdiri dari enam “dual roadwheel” kecil dengan drive sprocket di belakang, idler di depan dan empat track-return rollers yang mendukung bagian dalam dari “double-pin track”. Roadwheel pertama, kedua, kelima dan keenam didukung dengan sebuah peredam-goncangan hidrolik. Di bagian atas suspensi, yang miring kebawah-belakang, terdapat rel yang digunakan untuk memasang panel lapis baja tambahan.

T-64 hampir selalu membawan snorkel tube panjang miliknya yang terikat pada sebuah rak di atas rangka turret. Snorkel dipasang pada turret dan di atas kompartemen mesin ketika operasional.



Kelebihan
  • Pengisi amunisi otomatisnya, hidrolis dan bukan elektrik, memiliki kecepatan yang baik (6-13 detik per amunisi) dan handal. Lebih tahan terhadap goncangan ketika off-road. Sistem ini juga memiliki mode urutan penembakan yang kurang dari 5 detik untuk jenis amunisi yang setipe. Pada versi yang lebih modern, sistem ini juga dapat berputar ke belakang untuk menjaga kecepatan pada akhir urutan pengisian amunisi.
  • Tank lebih mudah dikemudian dengan digunakannya sistem “assisted control” dan suspensi yang lebih fleksibel. 
  • Amunisi disimpan pada bagian bawah lorong turret, sehinga meminimalkan resiko ledakan akibat self-detonation. 
  • Proteksinya mampu menghentikan beberapa tipe proyektil modern. 
  • Sistem kendali penembakan pada versi B sangat modern. 
  • Kupola komandan memberikan penglihatan yang sangat baik, senapan mesin anti-pesawat dapat dioperasikan dari dalam turret, komandan juga dapat mengendalikan meriam utama dan pembidiknya jika diperlukan. 


Kekurangan 
  • Versi awal sistem pengisi amunisi otomatis tidak memiliki fitur keselematan yang cukup dan sangat berbahaya bagi awak tank, terutama penembak yang duduk di dekatnya. Tubuh awak dapat dengan mudah tersangkut pada mesin sistem ini, yang dapat mengakibatkan cidera serius atau bahkan kematian. 
  • Konfigurasi turret membuat awak kesulitan dalam mengisi amunisi secara manual ketika sistem pengisi amunisi otomatis mengalami kerusakan. Dalam situasi ini, kecepatan penembakan menurun drastis hingga 1 amunisi per menit. 
  • Dengan berkurangnya kebutuhan awak (hanya 3 jika dibandingkan 4 awak), secara teoritis memiliki kelebihan, dengan jumlah prajurit yang sama akan dapat mengoperasikan lebih banyak tank, tapi ternyata memiliki kekurangan yang serius. Tank dengan tiga awak memiliki kekurangan akibat menurunnya performa awak yang disebabkan kelelahan, dan kegagalan mekanis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diperbaiki. Masalah ini akan menjadi lebih buruk pada operasi jangka panjang. 
  • T-64 dikritik karena terlalu kompleks secara mekanik, yang mengakibatkan tingkat kerusakan yang tinggi. 




MODEL DAN VARIAN 


Model



Ob'yekt 430 (1957)
 
Purwarupa dengan meriam D-10T 100mm, lapis baja 120mm, mesin 580 hp (427 kW) 4TPD, dengan bobot total 36 ton.


Ob'yekt 430U 

Proyek yang dilengkapi dengan meriam 122mm dan lapis baja 160mm.


T-64 atau Ob'yekt 432 (1961) 

Purwarupa dengan meriam smoothbore 115mm D-68 dengan kapasitas amunisi 40, 30 amunisi di antaranya berada di sistem pengisi amunisi otomatis yang siap untuk digunakan. Purwarupa ini kemudian menjadi versi produksi awal dengan fitur serupa. Dipercaya 600 tank jenis ini diproduksi, tetapi seluruhnya sudah tidak dioperasikan. Sebagian besar dimodifikasi menjadi T-64A/B/R.


T-64R (remontirniy, rebuilt) atau Ob'yekt 432R 

Didesain ulang antara 1977 hingga 1981, merupakan T-64 versi awal yang diupgrade dengan standar mendekati T-64B, dengan meriam 125mm 2A46-2 yang lebih baru, sistem misil Kobra AT-8, pengukur-jarak laser dan penyempurnaan detail lain.


T-64A atau Ob'yekt 434 

Diterima untuk bertugas mulai 1969 dengan temat produksi di Kharkov dan Omsk.

Perbedaan utamanya termasuk pemasangan meriam smoothbore 2A26M2 125mm dengan thermal sleeve dan sistem pengisian amunisi otomatis yang dimodifikasi, sistem kontrol penembakan baru, alat penglihatan TPD-43D untuk penembak dengan bukaan yang diperbesar, sebuah bump stop untuk roadwheel keempat dan peluncur granat asap di setiap sisi meriam utama. Komandan tank dapat membidik dan menembakkan senapan mesin 12,7mm dari dalam turret (kupola beroperasi secara elektrik dengan nama PZU-5), dengan proteksi lapis baja turret yang ditingkatkan, deteksi dan pemadam kebakaran PPO baru, sebuah bilah dozer yang dipasang di bawah hidung, fitting untuk sistem pembersih ranjau KMT-6, mesin diesel multi-bahan bakar, kemampuan penyeberangan perairan, sinyal untuk berbelok dan kemampuan untuk dioperasikan pada altitude yang lebih tinggi.


T-64T (1963) 

Versi eksperimentak dengan mesin gas turbin GTD-3TL 700 hp (515 kW) .


Ob'yekt 436 

Versi alternative dari Ob'yekt 432 dengan mesin V-45. Tiga dibuat.


Ob'yekt 438 dan Ob'yekt 439 

Ob'yekt 434 dengan mesin V-45.


T-64AK atau Ob'yekt 446 (1972) 

Versi komando, yang mulai bertugas pada 1973, dengan radio R-130M dan antenna teleskopik 10 m (33 kaki) yang dapat dilpas, sistem navigasi TNA-3, tanpa senapan mesin anti-pesawat, membawa 36 amunisi meriam utama dan memiliki generator tambahan.


Ob'yekt 447 

Purwarupa dari T-64B. Pada dasarnya merupakan sebuah T-64A yang dilengkapi dengan sistem 9K112 "Kobra" dan a1G21 gunsight .


T-64B atau Ob'yekt 447A (1976) 

Dilengkapi dengan lapis baja yang didesain ulang, sistem control penembakan 1A33, sistem ATGM 9K112-I “Kobra” (kode NATO “AT-8 Songster”), alat penglihatan TPN-1-49-23, meriam 2A46-2, stabiliser 2E26M dan pengisi amunisi 6ETs40. Selanjutnya, model B/BV memiliki sistem yang lebih modern 1A33-1, TPN-3-49, 2E42 dan meriam 2A46M-1. Mulai 1985 T-64B dipasangi dengan lapis baja glasis yang lebih kuat, tank yang lebih tua diupgrade dengan plat lapis baja 16mm. Tank yang dilengkapi dengan mesin 6DT 1.000 hp dikenal sebagai T-64BM.

Versi ini merupakan desain ulang besar-besaran dari T-64A, dengan nama Obiekt 447, dengan penggunaan lapis baja hull dan turret baru yang tidak setebal lapis baja Combination K generasi pertama pada T-64A, tetapi menawarkan proteksi yang sama atau lebih baik.

T-64B juga memiliki sistem control penembakan baru, sistem pertahanan tahan-napalm, sistem pelontar granat asap, sistem pemutusan cepat untuk perakitan barrel dan breech, side skirts dan peningkatan suspension travel.

Terdapat setidaknya dua versi T-64B: T-64B konstruksi baru yang terlihat tanpa penglihatan penembak depan dan T-64B rebuit yang merupakan modifikasi dari T-64 sebelumnya.

Komandan tank memiliki alat penglihatan periskopik binocular kombinasi siang/malam TKN-3V dengan pembesara x5 di siang hari dan x4.2 di malam hari, ditambah kemampuan untuk digunakan dengan peralatan penglihatan infra-merah. Komandan juga memiliki blok penglihatan siang dan sebuah senapan mesin anti-pesawat 12.7mm yang dilengkapi dengan penglihatan periskopik monocular PZU-5 dengan panoramic head yang memberikan bidang pandang 50°.

Penembak memiliki sebuah penglihatan monokular optik dengan laser range-finder yang memiliki bidang pandang yang distabilisasi dua-axis dan pembesaran x3.9 dan x9; sebagai tambahan, penembak memiliki unity power day prismatic view blocks dan sebuah penglihatan malam TPN1-49-23 yang beroperasi dalam konjungsi dengan sinar pencari inframerah.

Sistem kendali penembakan diberi nama 1A33 dan membuat T-64B mampu menembak target diam maupun bergerak ketika tank diam maupun bergerak.

Sistem control penembakannya termasuk laser rangefinder IG42 yang tersabilisasi dua-axis, komputer balistik tank 1V517 dengan data input otomatis dari laser rangefinder atau manual, stabiliser persenjataan 2Eh36M, panel kontrol penembakan IG43 dan beberapa elemen lainnya.

Penembak T-64 dapat memilih tipe amunisi yang akan digunakan sesuai kebutuhan hanya dengan menekan tombol dan kecepatan penembakannya antara 6-8 tembakan permenit. Meriam 125 mm 2A26M2 memiliki jarak jangkau pembidikan hingga 4,000 m di siang hari dan 800 m di malam hari. Jarak efektif maksimum amunisi APFSDS-T adalah 2,500 m. Amunisi 125 mm bertipe loading terpisah, yaitu proyektil diisikan pertama kali dan diikuti dengan cartridge case semicombustible, kemudian yang tersisa setelah penembakan adalah stub base yang akhirnya dibuang/dikeluarkan. Amunisi jenis ini adalah yang biasa digunakan pada T-64, T-72, T-80, T-84 (Ukraina) dan T-90.

Persenjataan 125 mm milik T-64B juga dapat menembakkan ATGM AT-8 'Songster', yang disimpan di dalam pengisi amunisi otomatis dalam dua bagian terpisah seperti halnya amunisi APFSDS atau HEAT-FS standar.

AT-8 'Songster' dapat digunakan untuk menembak target seperti MBT, sistem ATGW lain dan helikopter dengan jarak jangkau sekitar 4.000m dalam waktu 9-10 detik.

Sistem misil komplet milik T-64B memiliki nama Rusia 9K112-1 dengan misil Kobra bernama 9M112M. Kode US/NATO untuk 9M112M adalah AT-8 'Songster'. Sebagai tambahan dari misil 9M112M, elemen lain dari persenjataan 9K112-1 termasuk control panel relay 9V387, tank control apparatus 9S461 dan converter PO-900. Sistem ini juga dipasang pada T-64BV dan T-80BV.

Sistem misil Kobra memiliki tiga mode operasi:
  1. Utama, ditembakan dengan meriam 125 mm 2A26M2 dengan sudut elevasi 3° lebih tinggi dalam hubungan dengan line of sight pada target dan misil diprogram kembali pada line of sight segera setelah ditembakkan.
  2. Ditembakkan dari atas target (mode tambahan), ditembakkan dengan sudut elevasi sekitar tiga derajat di atas line of sight, sehingga misil terbang 3 hingga 5 m di atas line of sight, dan turun kembali ke line of sight tepat di depan target. Mode ini biasanya digunakan pada medan tempur berdebu atau malam hari.
  3. Ditembakkan pada jarak kurang dari 1,000 m (mode cadangan), ditembakkan dengan sudut elevasi sekitar 40 menit dari busur relatif line of sight dari target.
Misil memiliki muzzle velocity 125 m/s, yang semakin cepat hingga 500 m/s dan memiliki bobot 25 kg pada saat diluncurkan­. Radio transmitter untuk AT-8 'Songster' dipasang pada kotak baja yang dapat dilepas di sisi kanan depan kupola komandan, walaupun misil dipandu kea rah target oleh penembak. Yang perlu dilakukan penembak adalah mempertahankan pembidikan ke arah target untuk memastikan ketepatan penembakan.

AT-8 'Songster' memiliki hulu ledak HEAT dan kemungkinan dapayt menembus paling tidak 600mm lapis baja, tetapi tidak dapat menembus tipe Chobham dan ERA. T-64B dapat menembakkan maksimal 4 AT-8 'Songsters' per menit. T-64B normalnya membawa enam AT-8 'Songsters' ditambah 36 amunisi (proyektil dan charge).

T-64B memiliki sebuah laser range-finder untuk meningkatkan kemungkinan “first round hit”, lapis baja ERA dan proteksi palka turret yang diperkuat. T-64B memiliki paket ERA yang berbeda dari T-80.
Lapis baja ERA pada T-64B melindungi plat glasis, bagian depan, sisi dan atap turret, dan sisi hull sepanjang lima roadwheels. Ketika dipasangi dengan ERA, pelontar granat asap dipindah dari kedua sisi meriam utama ke kedua sisi bagian belakan turret, sejajar dengan roadwheels keempat dan kelima.


T-64BV 

Memiliki lapis baja reaktif "Kontakt-1" dan pelontar granat asap "Tucha" 81-mm di sisi kiri turret. Versi ini pertama kali terlihat pada 1984.


T-64BM2 atau Ob'yekt 447AM-2 

Lapis baja reaktif "Kontakt-5", rubber protection skirts, kontrol penembakan 1A43U, pengisi amunisi 6ETs43 dan mampu menembakkan misil 9K119 (kode NATO "AT-11A Sniper"), mesin 5TDFM 850 hp (625 kW).


T-64U, BM Bulat, atau Ob'yekt 447AM-1 

Modernisasi oleh Ukraina, meningkatkan standar T-64B setara T-84. Dilengkapi dengan lapis baja reaktif "Nozh", misil 9K120 "Refleks" (kode NATO "AT-11 Sniper"), kontrol penembakan 1A45 "Irtysh", penglihatan komandan TKN-4S, penglihatan senapan mesin anti-pesawat PZU-7 penglihatan malam TPN-4E "Buran-E", mesin 6TDF 1,000-hp (735 kW).


T-64B1 atau Ob'yekt 437 

Seperti B tanpa sistem ATGW AT-8 ‘Songster’, mampu membawa 37 amunis meriam utama. Pertama kali diterjunkan pada 1981.


T-64B1M 

T-64B yang dilengkapi dengan mesin 6DT 1,000-hp.


T-64BK dan T-64B1K atau Ob'yekt 446B 

Versi komando, dengan radio R-130M dan antenna teleskopik 10m, sistem navigasi TNA-3 dan AB-1P/30 APU, tanpa senapan mesin anti-pesawat, dan mampu membawa 28 amunisi meriam utama.


T-64BV1K 

Merupakan T-64B yang dilengkapi dengan lapis baja ERA dan dipasangi dengan peralatan komunikasi tambahan untuk digunakan dalam peran komando.


Obyekt 476 

Lima purwarupa dengan mesin 6TDF, merupakan purwarupa untuk pengembangan T-80UD.


BREM-64 atau Ob'yekt 447T

Armoured recovery vehicle dengan derek ringan 2.5-ton, bilah dozer, batang penarik, peralatan pengelasan, dll. Hanya sedikit yang dibuat.


T-55-64 

T-55 yang diupgrade besar-besaran dengan menggunakan hull dan chassis milik T-64, dan dipasangi dengan ERA "Kontakt-1". Purwarupa.


T-80 dan T-84 

Merupakan pengembangan lebih lanjut dari T-64.


Modernisasi


T-64
1977–1981 – ditingkatkan ke standar T-64R , merupakan perombakan peralatan eksternal seperti pada T-64A.


T-64A/AK

  • 1972 desain ulang, peningkatan kontrol penembakan (TPD-2-49 dan TPN-1-49-23), pemakaian senapan mesin NSVT pada sebuah turret elektrik, radio R-123M.
  • 1975 desain ulang, stabiliser 2E28M baru, pengisi amunisi 6ETs10M, mesin berbahan bakar majemuk, meriam utama 2A46-1 dan penglihatan malam TNPA-65.
  • 1981 desain ulang, dua set yang berisi masing-masing enam peluncur granat asap 902A, rubber skirts pada suspense, bukan pada Gill protection.
  • 1983 T-64AM,T-64AKM, beberapa tank dilengkapi dengan mesin 6TDF selama perawatan.


T-64B/B1/BK/B1K

  • 1981 desain ulang, dua set yang masing masing terdiri dari empat peluncur granat asap 902B2, meriam 2A26M1.
  • 1983 T-64BM,T-64B1M,T-64BMK dan T-64B1MK: beberapa tank dilengkapi dengan mesin 6TDF selama perawatan.
  • 1985 T-64BV,T-64B1V,T-64BVK dan T-64B1VK: dengan lapis baja reaktif "Kontakt", peluncur granat asap di sisi kiri turret.
  • BM Bulat – modernisasi T-64 oleh Malyshev Factory di Ukraina.



Varian



  • BMPV-64 – Heavy infantry fighting vehicle, dibuat dengan chassis T-64 tetapi dengan hull yang didesain ulang seluruhnya dengan palka untuk pintu masuk di bagian belakan kendaraan. Persenjataannya terdiri dari meriam 30mm dengan kendali jarak jauh. Berat tempurnya 34.5 ton. Purwarupa pertamanya siap pada 2005.
  • BTRV-64 – Mirip dengan versi APC.
  • UMBP-64 – Versi modifikasi yang akan berperan sebagai dasar untuk rencana pengembangan kendaraan khusus, seperti kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan kendaraan pertahanan udara.
  • BMPT-K-64 – Varian ini tidak memakai roda-rantai, tetapi memiliki suspensi dengan 4 as, mirip dengan seri BTR milik Soviet. Kendaraan ini didukung mesin 5TDF-A/700 dan memiliki berat tempur 17.7 ton. Kendaraan ini dilengkapi dengan sebuah RCWS dan dapat mengangkut 3+8 orang. Hanya purwarupa.
  • BAT-2 – combat engineering vehicle cepat dengan mesin, hull yang lebih rendah, suspensi "small roadwheels" dari T-64. Traktor 40-ton ini membawa sebuah bilah dozer hidrolik yang sangat besar berbentuk-V dengan seluruh as yang dapat diatur di bagian depan kendaraan, sebuah soil ripper spike tunggal di belakang, dan derek 2-ton di atas. Kompartemen awaknya mampu membawa 8 orang (pengemudi, komandan, operator radio ditambah lima orang untuk tugas bongkar-muat). BAT-2 didesain untuk menggantikan BAT-M yang dibuat dari desain T-54/AT-T, Tetapi Negara-negara Pakta Warsawa hanya menerima dalam jumlah yang sedikit kerena mahalnya harga.





OPERATOR


  • Transnistria - T-64BV dioperasikan dalam jumlah yang tidak diketahui oleh separatis Dnestr.
  • Russia – Sekitar 100 tank dioperasikan sebagai cadangan dan 4.000 kemungkinan berada di penyimpanan. 
  • Ukraine – 2.345 tank dioperasikan pada 1995, 2.277 pada 2000 dan 2.215 pada 2005. Saat ini sekitar 600 tank masih dioperasikan, 1500+ dalam penyimpanan dan lebih dari 90 dimodernisasi menjadi T64 BM Bulat.
  • Uzbekistan – 100 masih aktif pada 2013.


Operator Potensial

  • Peru - T-64 ditawarkan oleh Ukraina sebagai bagian uji komparatif yang dilakukan oleh AB Peru untuk mencari pengganti dari T-55 mereka. Sekitar 120 hingga 170 tank kemungkinan disepakati. T-64 bersaing dengan T-90S, M1A1 Abrams, Leopard 2A4 dan A6, serta T-84.


Bekas Operator

  • Uni Soviet – Diwariskan ke Negara suksesor.





SPESIFIKASI


Dimensi

Panjang (dengan meriam): 9,295 m
Panjang (tanpa meriam): 6,54 m
Lebar: 3,6 m
Tinggi: 2,17 m
Tinggi: 42,4 ton



Awak

Tiga orang: Komandan, Pengemudi dan Penembak



Propulsi

Mesin: 5DTF, berbahan bakar majemuk (diesel, kerosene dan petrol) dengan 5 silinder terbalik, 10 piston, 13.6 L. Menghasilkan 700 hp (515 kW) pada 2,800 rpm, dengan konsumsi 170 hingga 200 liter per 100 km.
Transmisi: dua gearbox lateral dengan tujuh gigi maju dan satu mundur.
Tiga tangki bahan bakar internal untuk kapasitas penuh 740 liter, dua pada spatbor dengan kapasitas 140 liter dan dua tangki berkapasitas 200 liter yang dapat dilepas di bagian ujung belakang chassis.



Performa

Kecepatan jalanan maksimal: 60.5 km/jam
Kecepatan off-road maksimal: 35 km/jam
Rasio power-to-weight: 16,2 hp/ton (11,9 kW/ton)
Jarak: 500 km, 700 km dengan tangki tambahan
Tekanan permukaan: 0,9 kgf/cm2 (88 kPa, 12,8 psi)
Dapat menyeberangi perairan dengan kedalaman 1,8 m tanpa persiapan dan 5 m dengan snorkel
Mampu menyeberangi parit dengan lebar 2,8 m
Mampu melewati rintangan dengan tinggi 0,8 m.
Lerengan maksimal 30°.



Persenjataan

Meriam smoothbore 2A46M-1 125mm (D-81TM) dengan pengisi amunisi carousel 6ETs40, 28 tembakan, dengan kecepatan 8 tembakan per minute, 36 embedded shots (8 x 9M112M "Kobra" (kode NATO "AT-8 Songster"), 28 amunisi).

Semua amunisi yang tersedia distabilkan dengan sirip (fin-stabilised):
  • Versi anti-personnel (APERS) dari 3UOF-36, 3OVF-22, dengan beberapa kemampuan penembusan (perforating).
  • Amunisi penembus baja (APFSDS) 3UBM-17 atau 3UBM-19 dengan tambahan muatan yang memberikan kecepatan awal sekitar 1800 m/s.
  • Amunisi hampa, 3VUK-25 atau 3UBK-21.
Senapan mesin koaksial PKT 7,62 mm dengan 1.250 butir peluru.
Senapan mesin pertahanan udara berpengendali jarak jauh 12,7 mm NSVT "Utyos" dengan 300 butir peluru.
4+4 (T-64B) atau 6+6 (T-64A) mortar asap 81 mm 902B "Tucha-2".



Peralatan

Sistem kontrol penemakan 1A33, dengan:
Kendali jarak jauh misil 9K112 "Kobra" (kode NATO "AT-8 Songster")
Stabiliser hidrolik 2E28M (jarak vertical -5°20' hingga +15°15')
Penglihatan penembak siang 1G42 dengan laser telemeter.
Penglihatan malam inframerah aktif TPN-1-49-23
Proyektor inframerah L2G di sisi kiri meriam untuk penerangan
Kalkulator balistik 1V517
Pengukur anemometrik 1B11

Kupola komandan, dilengkapi dengan:

  • Penglihatan kombinasi siang-malam PKN-4S yang memungkinkan penglihatan 360° dan untuk menembakkan persenjataan utama
  • Penglihatan PZU-6 AA
  • Stabiliser elektrik 2Z20 2-axis (jarak vertikal -3° hingga +70°).

Penglihatan malam TPN-3-49 atau TPN-4 dan TVN-4 untuk pengemudi
Radio A R-173M
Proteksi NBC, dengan detektor radiasi dan global compartment overpressure.
Dua snorkel untuk menyeberangi sungai dengan kedalaman hingga 5 m.
Sistem penyapu ranjau KMT-6 yang dapat dipasang di depan.



Proteksi

Baja komposit 3-lapis (K formula), dengan ketebalan antara 450 dan 20 mm:

  • depan: 120 mm baja, 105 mm glass fibre, 40 mm baja.
  • sisi: 80 mm baja
  • bagian depan turret: 150 mm baja, 150 mm glass fibre, 40 mm baja

Rubber skirt lateral yang melindungi bagian atas suspensi

Bata-bata reaktif Kontakt-1 melindungi:

  • bagian depan dan sisi turret
  • glacis
  • lateral skirts




Sumber:

Senin, 26 Desember 2011

T-90/T90S Main Battle Tank

T-90S (foto: www.fprado.com)



Desain: T-90
Tipe Klasifikasi: Main Battle Tank
Kontraktor: Nizhny Tagil - Russia
Negara Asal: Russia
Produksi Total: 2,360
Operator: Algeria; Cyprus; India; Libya; Russia; Saudi Arabia; Turkmenistan





PENDAHULUAN


T-90S adalah pengembagan terbaru dari MBT seri T dan menunjukkan peningkatan daya tembak, mobilitas dan proteks. MBT ini diproduksi oleh Uralvagonzavod Plant di Nizhniy Tagil (biro Potkin) dari Federasi Rusia.

MBT T-90 didesain sebagai tutunan langsung dari MBT T-72, mempertahankan banyak fitur dan sistem asli dari T072. Banyak yang menganggap T-72 sebagai MBT terbaik dari seluruh MBT seri T, membuat T-90 diturunkan dari leluhur yang baik. MBT Seri T dapat ditelusuri kembali ke PD II, di mana T-34 menyerang kembali AD Jerman yang menyerang dalam pertempuran kecepatan dan attrition. T-34 memberikan pengaruh besar ada desain tank Soviet-Rusia selama beberapa dekade, hingga desain T-90.

T-90 dilaporkan dilengkapi dengan peralatan dan sistem terbaik dari semua tank yang saat ini beroperasi, dan berperan sebagai modifikasi sistem T-72, sebagai desain “stop-gap” hingga sistem baru didesain dan karena pendanaan digunakan untuk tank Rusia generasi selanjutnya. T-90 menggunakan beberapa teknologi defensif dari desain MBT T-80.

T-90 memiliki sebuah meriam utama 125mm powerful secara substansial (sebagai perbandingan, MBT lain menggunakan meriam 120mm). Meriam juga didesain untuk menembbakkan proyektil berpemandu-laser. Proteksi NBC yang sudah diupdate dan sistem penglihatan malam dengan banyak sekali pilihan upgrade yang tersedia. Silhouette rendah selalu menjadi ciri khas desain tank Soviet, dan hal ini juga muncul pada desain T-90. Sebuah autoloader menangani pengisian amunisi meriam utama, sehingga tank ini hanya memerlukan awak sebanyak tiga orang. Tank dilengkapi dengan sistem proteksi diri Shtora dan thermal imager dari Thales, Perancis dan Peleng, Belarus.

T-90S mulai bertugas dengan AD Rusia pada 1992. Pada Februari 2001, AD India menandatangani kontrak untuk 310 T-90S. 124 unit diproduksi secara utuh di Rusia dan sisanya dikirim dalam bentuk belum dirakit, untuk dirakit di India. Unit pertama dikirim pada Januari 2004. MBT yang dirakit secara lokal diberi nama sebagai "Bhishma". 10 tank Bhishma pertama dilantik ke AD India pada Agustus 2009. India berencana untuk mengoperasikan 1,640 T-90 pada 2020.

Pada Januari 2005, diumumkan bahra sekitar 91 T-90 akan diperoleh untuk AD Rusia. 31 di antaranya dikirimkan pada 2006. Pada Maret 2006, Algeria menandatangani kontrak untuk pembelian 180 T-90 dari Uralvagonzavod, dikirimkan pada 2011. Pada November 2006, India kembali memesan 300 T-90, untuk dibuat di bawah lisensi oleh Heavy Vehicle Factory (HVF), Avadi, Tamil Nadu. Produksi ditunda karena adanya permasalahan pada tranfer teknologi, tetapi diperkirakan produksi dimulai pada akhir 2009.

Pada August 2007, Thales mendapatkan kontrak untuk melengkapi 100 T-90 dengan Catherine FC thermal imager. Pada November 2007, diperkirakan AD Rusia memiliki sekitar 200 T-90.

Pada Januari 2009, Pemerintah Siprus menyetujui pembelian 41 T-90 dari Rusia. Pada Maret 2010, pemerintah merubah rencananya dan lebih memilih T-80 dari pada T-90.

Saudi Arabia menandatangani kontrak senilai $2 miliar untuk helikopter dan 150 T-90S pada September 2009. Di tahun yang sama, Turkmenistan memesan 10 T-90S di bawah kontrak senilai $30 juta.

Russia mengoperasikan sebuah armada dengan sekitar 365 T-90. Sekitar 31 tank akan diproduksi untuk setiap batalyon dan ditugaskan ke AD Rusia sebelum 2011.





SEJARAH


Diturunkan dari T-72, MBT T-90 adalah tank termodern dalam arsenal AD Rusia. Suksesor dari T-72BM, T-90 menggunakan meriam dan penglihatan gunner 1G46 dari T-80U, mesin baru, dan penglihatan termal. Sistem proteksinya terdiri dari Kontakt-5 ERA, laser warning receivers, dan sistem jamming ATGM inframerah SHTORA.

Kontakt-5 adalah ERA generasi ketiga milik Rusia. Ini adalah tipe ERA pertama yang dapat mengalahkan amunisi APFSDS modern secara efektif. Diperkenalkan pada tank T-80U pada 1985, Kontakt-5 terbuat dari “bata-bata” bahan peledak yang diapit di antara dua plat logam. Plat-plat ini disusun sedemikian rupa sehingga akan bergerak dengan cepat ke sisi jika bahan peledak terdetonasi. Ini akan memaksa penetrator-KE atau proyektil lain untuk memotong melalui lebih banyak lapis baja dibandingkan dengan ketebalan plat itu sendiri. Penetrator-KE juga akan terkena gaya geser ke samping yang kuat, yang mungkin cukup besar untuk memotong proyektil menjadi dua atau lebih. Ini akan mengurangi kemampuan penetrasi secara signifikan, karena gaya penetrasi akan terbagi-bagi ke volume lapis baja yang lebih besar.

Pada 1992 Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa produksi dua MBT secara paralel tidak akan dilakukan lagi. Sejak saat itu, T-80U “kualitas” dan T-72B “kuantitas” yang lebih murah masing-masing dibuat oleh satu plant, dan setiap plant sangat penting bagi ekonomi di kotanya masing-masing, sehingga pemerintah membuat pesanan kecil pada keduanya. Omsk membuat lima T-80U dan Nizhni Tagil membuat 15 T-72, dan keduanya memproduksi lebih banyak dengan harapan untuk dapat memenangkan pesanan ekspor. Nizhni Tagil membuat beberapa T-72BM, T-72Bs yang diupgrade dengan ERA generasi ketiga yang disebut sebagai Kontakt-5, yang sudah dipakai pada MBT T-80U. Kontakt-5 sukses dengan tipe Kaktus baru, yang saat ini hanya dipakai pada tank purwarupa seperti T-80UM2 "Chiorny Oriol" (Black Eagle).

Untuk meningkatkan prospek ekspor T-72 lebih lanjut dan kesempatannya untuk dipilih sebagai MBT produksi Rusia satu-satunya, sistem kontrol penembakan milik T-80U ditambahkan untuk menghasilkan MBT yang pada akhirnya diberi nama T-72BU. Akhirnya, setelah pemberitaan di seluruh dunia selama operasi Desert Storm telah menayangkan dengan jelas gambar T-72 milik Irak yang terbakar, model baru yang dibuat diganti namanya menjadi T-90.

Kementrian Pertahanan Rusia membuat sebuah seleksi untuk MBT tunggal pada 1995. Pertempuran di Grozny telah menunjukkan ke seluruh dunia dan reputasi tank tertekan. Walaupun banyak korban dan banyak T-72 yang juga hilang karena taktik yang buruk, MBT T-80 membuat kesan yang cukup baik. T-80 sudah mahal dan mesin turbin yang sangat boros memberikan masalah tersendiri. Pada Januari 1996, Col.-Gen. Aleksandr Galkin, Chief of the Main Armor Directorate of the Ministry of Defense, mengumumkan bahwa T-90 terpilih sebagai MBT Rusia tunggal.

T-90 mulai diproduksi dalam jumlah kecil pada 1993, berdasarkan purwarupa yang bernama T-88. T-90 dikembangkan oleh Biro Desain Kartsev-Venediktov di Vagonka Works di Nizhniy Tagil. Awalnya, pengamat Barat menganggapnya sebagai MBT desain baru secara keseluruhan, faktanya model produksi ini berdasar dari T-72BM, dengan beberapa tambahan fitur dari seri T-80. T-90 memiliki lapis baja generasi baru pada hull dan turretnya. Dua varian, yaitu T-90S dan T-90E, diidentifikasi sebagai model ekspor. Rencana dibuat untuk mengganti model-model sebelumnya dengan T-90 pada akhir 1997 jika anggaran tersedia. Pada pertengahan 1996 sekitar 107 T-90 mulai dioperasikan di Far Eastern Military District.

Dari layout konvensional, T-90 menunjukkan upgrade utama pada setiap sistem di dalam T-72, termasuk meriam utama. T-90 adalah sementara dari penundaan pengenalan MBT Nizhny Tagil yang ditunda karena kekurangan dana. Diproduksi terutama karena biayanya yang lebih rendah, T-90 kemungkinan akan tetap diproduksi dengan kecepatan rendah untuk menjaga kelangsungan hidup lini produksi hingga desain yang lebih baru tersedia. Beberapa ratus tank telah diproduksi, dengan berbagai perkiraan yang menunjukkan bahwa antara 100 hingga 300 T-90 dioperasikan di Far East.

T-90S yang sedang berakselerasi (foto: www.fprado.com)

T-90 mempertahankan silhouette rendah dari tank Soviet sebelumnya. Glasisnya memiliki kemiringan yang bagus dan dilindungi oleh bata-bata EARA generasi kedua dan rusuk besar melintang yang memanjang secara horizontal melintasi glasis. Driver duduk di bagian depan hull dan memiliki pelindung palka tunggal yang terbuka ke kanan, di depan periskop observasi tunggal bersudut-lebar. Sel bahan bakar terintegrasi dan kontainer penyimpanan memberikan penampilan yang efisien pada fender. Tank memiliki bilah dozer/sekop bergigi di bagian depan hull di bawah glacis. Terdapat titik-titik perlengkapan di bawah bilah untuk pembajak sistem pembersih-ranjau KMT-6.

Turret bulat dan rendah terdapat di tengah-tengah hull. Kupola komandan berada di sisi kanan turret; palka gunner berada di sisi kiri. Meriam 125mm-nya memiliki sebuah pelindung termal yang dapat dilepas-lepas sebanyak empat bagian. Dua bagian di bagian depan dan dua di bagian belakang pertengahan tabung bore-evacuator. Sebuah senapan mesin koaksial 7.62-mm terpasang di sisi kanan mantlet. T-90 dipasangi dengan dua sinar-pencari infra-merah di kedua sisi persenjataan utama; yang merupakan bagian dari sistem pertahanan ATGM Shtora. Turret dilindungi oleh ERA generasi kedua di busur frontalnya.

ERA ini memberikan penampilan turret yang bersudut dan dengan bata-bata ERA membentuk penampilan "clam shell". Terdapat bata-bata ERA di bagian atas atap turret untuk memberikan perlindungan dari persenjataan top-attack. Terdapat mortar asap di kedua sisi turret. Paket ERA generasi kedua dikombinasikan teknologi lapis baja canggih, membuat T-90 menjadi salah satu MBT yang paling terproteksi di dunia.





KARAKTERISTIK MBT T-90S 


MBT T-90S, menembakkan meriam smoothbore 2A46M 125mm


Daya Tembak

Persenjataan T-90S terdiri dari satu meriam smoothbore 2A46M 125mm, terstabilisasi dalam dua axis dan dipasangi dengan sleeve termal. Tabung meriam dapat diganti tanpa membongkar bagian dalam turret. Meriam utama ini dapat menembakkan bergaiam macam amunisi termasuk APDS (Armour Piercing Discarding Sabot), HEAT (High Explosive Anti-Tank), HE-FRAG (High Explosive Fragmentation) demikian juga amunisi APERS (anti-personnel), yang terdiri dari pecahan proyektil dengan time-fuse. Hingga saat ini, amunisi APERS yang paling luas digunakan adalah amunisi fin-stabilized HE/HE-FRAG/FRAG serba guna. Versatilitasnya kemudian semakin ditingkatkan dengan pengenalan sistem time-fusing, Ainet. Amunisi APERS lain termasuk shrapnel dan pembakar, tetapi lebih sedikit penggunaannya.

Garis seri meriam utama 2A46 dan 2A46M (secara internal diberinama D-81T, D-81TM) dikembangkan oleh biro desain di Ekaterinburg (sebelumnya Sverdlovsk), dan diproduksi di Motovilikha artillery plant di Perm.

Meriam T-90S juga dapat menembakkan sistem misil anti-tank berpemandu 9M119Refleks (kode NATO: AT-11 Sniper), atau 9M119M Refleks (kode NATO: AT-11 Sniper-B). Misil 9M119 datang dalam dua varian: 9K120 Svir yang ditembakkan oleh meriam anti-tank T-72B, T-72S, dan 2A45M; dan Refleks yang ditembakkan oleh MBT T-80B, T-80U, dan T-90. Amunisi Refleks lebih berat 4kg dan mempunyai jarak jangkau maksimum 5.000m, sementara Svir memiliki jarak jangkau 4.000m. Sistem misil ini bertujuan untuk menghancurkan tank yang dipasangi dengan ERA (Explosive Reactive Armour) serta target yang terbang rendah seperti helikpter. Sistem misil ini menembakkan misil baik 9M119 ataupun 9M119M yang memiliki semi-automatic laser beam riding guidance dan hulu ledak hollow charge. Berat misilnya adalah 23.4kg. Sistem loader otomatis mendukung pengisian baik amunisi biasa maupun misil. Karena tingginya biaya sistem, maka hanya resimen elit yang memiliki misil tersebut.

Misil berpemandu laser Refleks 9M119 AT-11 SNIPER dengan sebuah hulu ledak hollow-charge efektif untuk menghadapi target berlapis baja dan helikopter yang terbang rendah. Misil ini dapat menembus 700-mm RHAe dari jarak 5,000 meter, membuat T-90S memiliki kemampuan untuk menembak kendaraan dan helikopter musuh sebelum mereka dapat menembak T-90S. Sistem kendali penembakan terkomputerisasi dan laser laser range-finder, dipasangi dengan therma sight Agave baru milik gunner, mengijinkan T-90S untuk menembak target ketika sedang bergerak dan pada malam hari. Akan tetapi, sistem generasi pertama ini kemampuannya mungkin tidak sebaik sistem serupa milik Barat. Tank dilengkapi dengan peralatan presisi dan sistem pengisian amunisi otomatis untuk menjamin tingginya kecepatan tembakan meriam.

MBT juga dilengkapi dengan senapan mesin koaksial PKT 7,62mm dan senapan mesin pertahanan udara 12,7mm. Sebuah senapan serang AKS-74 5.45mm juga dibawa dalam rak penyimpanan.


Kendali Penembakan

T-90S memiliki sistem kendali penembakan terintegrasi (IFCS=Integrated Fire Control System) yang otomatis tetapi dapat dioperasikan (override) secara manual oleh komandan tank. IFCS terdiri dari sistem kendali penembakan siang hari 1A43 milik gunner, TO1-KO1 thermal imaging sight milik gunner yang memiliki jarak identifikasi target dari 1,2 km hingga 1,5km dan PNK-S sight milik komandan.

FCS siang hari 1A43 milik gunner terdisi dari 1G46 day sight/rangefinder dengan channel pemandu misil, stabiliser persenjataan 2E42-4, komputer balistik 1V528 dan DVE-BS wind gauge.

PNK-4S sight milik komandan terdiri dari TKN-4S (Agat-S) day/night sight yang memiliki jarak identifikasi 800m (siang hari) dan 700m (malam). Pengemudi dilengkapi dengan penglihatan malam inframerah TVN-5.

T-90S, milik AD India. T-90S adalah salah satu MBT dengan proteksi terbaik di dunia.


Proteksi

T-90S memiliki silhuette rendah seperti pada MBT Rusia sebelumnya, dengan turret bulat rendah di bagian tengah hull, dan dilengkapi dengan sistem pertahanan aktif dan pasif yang membuat T-90S menjadi salah satu MBT dengan perlindungan terbaik di dunia. Glacis dilindungi oleh bata-bata ERA generasi kedua. ERA ini memberikan penampakan bersudut bagi turret, dengan bata-bata ERA yang membentuk penampilan "clam shell". Bata-bata ERA pada bagian atas turret memberikan perlindungan dari top-attack weapons.

T-90S dilengkapi dengan sistem countermeasure optronic TShU-1-7 Shtora-1, yang diproduksi oleh Electronintorg, Russia, yang didesain untuk mengganggu pelacakan target dan rangefinder laser dari ATGM yang datang. T-90S juga dilengkapi dengan paket peringatan laser yang memperingatkan awak tank ketika tank dibidik (dengan laser). Shtora-1 adalah jammer elektro-optik yang mengganggu ATGM semiautomatic command to line of sight (SACLOS) musuh, laser rangefinder dan pelacak target. Shtora-1 sebenarnya sistem “soft kill” atau countermeasures yang kebanyakan efektif jika ditandemkan dengan sistem “hard kill” seperti Arena.


Sistem lengkapnya terdiri dari jammer inframerah, sistem peringatan laser dengan empat penerima peringatan laser, sistem pelontar granat yang menghasilkan sebuah layar aerosol dan sebuah sistem kendali terkomputerisasi. MBT ini dilengkapi dengan peralatan perlingdungan NBC (nuclear, biological and chemical).


Mobilitas


T-90S, menunjukkan agilitasnya. Jumping....

T-90S memiliki sebuah mesin piston V-12 empat-stroke V-84MS 618kW (840 hp) berpendingin cairan. Mesin ini dapat diisi dengan bahan bakar T-2 atau TS-1 kerosene dan A-72 Benxine, sebagai tambahan bagi diesel. Tank dapat membawa bahan bakar sebanyak 1,600 L dalam tangki bahan bakar utama dan drum bahan bakar. Tangki bahan bakar diperkuat dengan plat lapis baja. Mesin ini menghasilkan rasio power to weight hanya 18,06hp per ton, jauh lebih kecil dari pada T-80U.

Tank dilengkapi dengan sebuah sistem snorkel untuk penyeberangan perairan dalam dan dapat menyeberangi perairan dengan kedalaman 5m dengan perlengkapan yang dapat dipersiapkan dalam 20 menit.

Transmisi mekanisnya terdiri dari reduction gear utama dan dua planetary dinal gearbox dan dua planetary final drives. Running gearnya memiliki suspensi batang torsi dengan penyerap goncangan hidrolis pada roadwheel pertama, kedua dan keenam dengan rubber-metallic pin hinges.





EKSPOR 

India


MBT T-90 Bhishma dalam latihan di Gurun Thar, Rajasthan. (Foto: http://en.wikipedia.org)

Pada 2001, India membeli 310 T-90S dari Rusia, 120 di antaranya dikirim komplit , 90 bought 310 T-90S tanks from Russia, of which 120 were delivered complete, 90 terbongkar sebagian (untuk dirakit) dan 100 terbongkar sepenuhnya (untuk dirakit). T-90 dipilih karena pengembangan langsung dari T-72 yang sudah digunakan oleh India memiliki kesamaan suku cadang (commonality) sebesar 60% dengan T-90, mempermudah pelatihan dan perawatan MBT. India membeli T-90 setelah penundaan produksi MBT domestik Arjun, dan untuk menghadapi pengoperasian T-80UD Pakistan pada 1995-1997. Tank-tank ini diproduksi oleh Uralvagonzavod dan mesin yang menghasilkan tenaga 1.000 hp (750 kW) diproduksi oleh Chelyabinsk Tractor Plant. Tank ini tidak memiliki sistem proteksi aktif/pasif Shtora-1 walaupun terdapat laporan bahwa ada kontrak terpisah untuk pengadaan versi modern dari sistem ini sedang didiskusikan.

Kontrak lanjutan senilau $800 juta ditandatangani oada 26 Oktober 2006, untuk 330 T-90M “Bhishma” tambahan yang dikerjakan oleh Heavy Vehicles Factory di Avadi, Tamil Nadu, India.

T-90M Bhishma adalah versi yang sesuaikan dan diupgrade dari T-90S yang dikembangkan India dengan bantuan Rusia dan Perancis. Tank ini dilengkapi dengan penglihatan termal Catherine-FC buatan THALES, Perancis dan menggunakan plat ERA Kontakt-5 K-5 dari Rusia. ERA Kontakt-5 (K-5) dalam bentuk varian ekspornya memberikan level proteksi 1,2 (20%) terhadap amunisi energi kinetik (APFSDS) dan 1,7-1,8 [70 %] terhadap amunisi energi kimia (Tandem HEAT). Plat baffle semi-aktif dan lapisan keramik dengan high tensile proprieties dipergunakan dalam lapis dasar T-90. Komposisi lapis baja yang lebih canggih diimplementasikan pada turret yang dipatri dari T-90 domestik dan pada T-90 Bhisma (ekspor) untuk India. Dalam beberapa uji coba yang dilakukan di depan delegasi India menggunakan amunisi asing terbaru ((APFSDS) dari tipe M829A2/KEW-A2 dengan jarak 250m terhadap T-90S dengan ERA Kontakt-5 (K-5) built-in normal menuntukkan bahwa turret tidak dapat dipenetrasi. Kelebihan absolut ini merupakan salah satu point penjualan yang paling penting untuk T-90 Bhishma ke India.

Pada April 2008, AD India mengirimkan permintaan proposal kepada Rafael, BAE System, Raytheon, Rosoboronexport, Saab, dan IBD Deisenroth Engineering milik Jerman untuk sebuah sistem proteksi aktif untuk T-90S Bhishma. Kontraknya diperkirakan mencapai USD 270 juta. LEDS-150 milik SAAB memenangkan kontrak.

Sebuah kontrak ketiga, senilai USD 1,23 miliar ditandatangani pada Desember 2007 untuk 347 T-90M yang sudah diupgrade, yang akan dirakit di bawah lisensioleh HVF. AD India berharap dapat mengoperasikan 21 Resimen T-90 dan 40 resimen T-72 yang telah dimodifikasi. AD India mulai menerima MBT T-90M pertamanya dalam bentuk knocked down (belum dirakit) dari Uralvagonzavod JSC, Nizhny Tagil, Rusia, di akhir 2009.

T-90M memiliki ‘Kaktus K-6’ paket ERA terbaut/dibaut pada bagian depan hull dan atas turret (T-90S memiliki ERA ‘Kontakt-5’), yang dilengkapi dengan sistem kontrol environmental canggih yang disuplai dari Kinetics Ltd, Israel, yang menyediakan udara sejuk untuk kompartemen tempur dan volume internal tambahan sebagai tempat sistem pendingin cryogenic untuk imager termal generasi baru seperti imager termal Catherine-FC buatan THALES (yang beroperasi pada badwith 8-12 mikrometer). Secara keseluruhan, India berencana untuk memiliki 1.640 T-90 pada 2018-2020.

Batch pertama dari 10 T-90M “Bhishma” produksi berlisensi diperkenalkan ke AD India pada 24 Agustus 2009. Tank ini diproduksi di Heavy Vehicles Factory, Avadi, Tamil Nadu.


Pasar Ekspor Lain

Cyprus House Defense Committee menyetujui anggaran pada Januari 2009 untuk pembelian 41 T-90 buatan Rusia. Anggaran ini termasuk dalam anggaran pertahanan 2009. Cyprus saat ini sudah mengoperasikan T-80 buatan Rusia. Pada Maret 2010, dilaporkan bahwa Cyprus memilih untuk mebeli 41 T-80 tambahan dibandingkan membeli T-90.

Sumber Pertahanan Venezuela yang tidak disebutkan menyatakan bahwa presiden Hugo Chaves inging menggantikan MBT AMX-30 yang sudah ketinggalan jaman dengan 50 hingga 100 T-90 buatan Rusia, manurut artikel yang dibuat oleh analis militer Jack Sweeney. Pada September 2009, sebuah perjanjian dimumkan untuk 92 T-90.

Algeria pada Juni 2006 disebutkan sedang bernegoisasi untuk kontrak militer besar, yang mungkin termasuk pengadaan tank Rusia. Arab Saudi dilaporkan pada Juli 2008 bernegoisasi untuk pembelian 150 T-90. Menteri Pertahanan Libanon Elias El Murr bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Serdyukov pada Desember 2008, untuk mendiskusikan kemungkinan transfer peralatan militer termasuk T-90.

Pada Februari 2010, sebuah perjanjiam militer ditandatangani antara Libya dan Rusia. Detail perjanjian tidak diungkapkan segera, tetapi diplomat Rusia menyebutkan bahwa Libya menginginkan 20 pesawat fighter, sistem pertahanan udara dan kemungkinan untuk pemebelian beberapa lusin T-90, dan modernisasi 140 T-72. Akan tetapi setelah runtuhnya rezim Gaddafy awal 2011, AS memberikan embargo militer internasional bagi Libya, sehingga perjanjian ini dibatalkan.





OPERATOR 


Algeria: Algeria membeli 180 T-90S. 102 di antaranya mulai beroperasi pada 2007/2008, dan sisanya dikirim pada 2011.
India: India saat ini mengoperasikan hingga 620 T-90 yang dibeli dalam tiga pemesanan terpisah. Dua batch (310 tank dan kocked down (tidak dirakit) pada 2000, dan selanjutnya 300 pada 2006). Dibeli dari Rusia. 1.000 tank selanjutnya akan diproduksi secara lokal hingga 2020. Dari jumlah tersebut, batch pertama yang terdiri dari 10 tank dikirim pada 2009.
Arab Saudi: Arab Saudi membeli 150 T-90S dan helikopter dalam kontrak persenjataan senilai USD 2 miliar
Turkmenistan: Turkmenistan memesan 10 T-90S pada 2009 dalam kontrak senilai USD 30juta.





VARIAN


Pada 1999, T-90 memperlihatkan model barunya, yang memiliki turret yang dipatri penuh dari Obiekt 187 experimental MBT dan bukan cast design dari T-90 awal. Model baru ini dinamai "Vladimir" sebagai penghormatan Kepala Desainer T-90 Vladimir Potkin, yang meninggal pada 1999. Tidak diketahui bagaimana desain baru ini mempengaruhi level proteksi dan layout dari turret, dan apakah paket lapis baja frontal didesain ulang secara ekstensif atau tidak.

Terdapat setidaknya tiga varian berbeda dari T-90. Rusia mengkonfirmasi adanya varian ekspor pada Juni 1996, dengan variasi peralatan dan mesin, T-90S (atau “C”) dan T-90SK untuk varian komando. Varian komando T-90SK memiliki perbedaan pada peralatan radio dan navigasi, dan memiliki sistem detonasi jarak jauh Ainet untuk amunisi HEF. T-90 "Vladimir", dengan turret yang dipatri, juga diberinama T-90M, tetapi ini bukanlah nama resmi. Nama resmi untuk tank tersebut adalah T-90A atau T-90SM. Sebenarnya, semua produksi T-90 sejak 2001 memakai turret yang dipatri, sehingga terlihat logis untuk berasumsi bahwa nama resmi saat ini adalah T-90S (atau “C”) – yang ditegaskan dari fakta bahwa semua MBT yang dijual ke India semua memakai turret yang dipatri.


Model

T-90: Model produksi awal.
T-90K: Versi komando untuk T-90.
T-90E: Versi ekspor T-90.
T-90A: Versi AD Rusia dengan turret yang dipatri, bermesin V-92S2 dan penglihatan termal ESSA. Kadang disebut sebagai T-90 Vladimir.
T-90S: Versi ekspor dari T-90A. Kadang disebut sebagai T-90C (huruf Cyrillic es terlihat seperti c pada Latin). Terdapat dua macam susunan lapis baja yang berbeda.
T-90SK: Versi komando dari T-90S. Terdapat perbedaan pada peralatan radio dan navigasi, dan memiliki sistem detonasi jarak jauh Ainet untuk aminisi HEF.
T-90S "Bhishma": modifikasi dari T-90S untuk India.
T-90M: Versi purwarupa yang memiliki ERA Relikt, dengan mesin baru bertenaga 1.250 PS (920kW), turret baru yang lebih baik, dan lapis baja komposit, meriam baru, termal imaging Chaterine-FC baru dari THALES, sebuah sistem kontrol environmental canggih yang disuplai dari Kinetics Ltd milik Israel untuk menyediakan udara dingin pada kompartemen tempur, sistem taktis terintegrasi, navifasu satelit dan yang lainnya.
T-90MS: Versi produksi dari T-90M. PK PAN dengan kamera IR, dan penglihatan gunner PNM Sosna-U, 7.62mm turret UDP T05BV-1 RWS, GLONASS+inertial navigation, ERA Relikt


Turunan

BREM-72: Armoured recovery vehicle.
MTU-90: tank Bridge layer dengan MLC50 bridge.
IMR-3: Combat engineer vehicle.
BMR-3: kendaraan pembersih ranjau.




Drawing T-90 (gambar: www.fprado.com)




SPESIFIKASI


Dimensi:
Panjang Total: 31.27 kaki (9.53m)
Lebar: 12.40 kaki (3.78m)
Height: 7.28 kaki (2.22m)

Struktur:
Awak: 3
Berat: 51.3 US Short Tons (46,500kg; 102,515lbs)

Persenjataan:
1 x meriam utama 125mm
1 x senapan mesin 12.7mm
1 x senapan mesin koaksial 7.62mm
2 x 6 pelontar granat asap

Amunisi:
43 x proyektil 125mm
300 x amunisi 12.7mm
2,000 x amunisi 7.62mm
12 x granat asap

Powerplant:
Mesin: 1 x mesin diesel 12 silinder V-84MS yang menghasilkan 840hp ditambah sistem tenaga cadangan 1 kW AB-1-P28. Juga tersedia mesin diesel V-92S2 yang menghasilkan 1,000hp.

Performa:
Kecepatan Maksimum: 40mph (65 km/jam)
Jarak Maksimum: 404 mil (650 km)

Sistem:
Proteksi NBC: Ya
Penglihatan Malam: Ya




Sumber:
www.army-technology.com
www.military-today.com
http://en.wikipedia.org
www.militaryfactory.com
http://fprado.com