Selasa, 11 Oktober 2011

Sukhoi Su-9 (K), 1946



Pesawat tempur kursi-tunggal Sukhoi Su-9 (K) memperlihatkan kemiripan konsep dengan Messerschmitt Me 262. Pesawat yang juga dikenal sebagai Samolet (Pesawat) K, masuk ke fase uji terbang pertama pada musim gugur 1946. Seluruh konstruksi pesawat berbahan logam dengan badan pesawat semi-monocoque, berbentuk oval dan sayap dengan spar-tunggal. Persenjataannya terdiri dari sebuah kanon 37 mm dan dua kanon 23 mm. Mesin pesawat ini adalah dua turbojet Junkers Jumo 004B 900kg (yang diproduksi di Uni Soviet dengan nama RD-10).

Pesawat Su-9 memiliki beberapa fitur inovatif sejalan dengan perhatian pemerintah Soviet terhadap teknologi. Fitur-fitur ini termasuk permukaan kontrol berpenguat-hidrolis (hydraulically-boosted control surfaces), kursi lontar berpeledak-cordite (cordite-fired ejection seat), ekor pesawat variatif, roket pendorong take-off dan parasut untuk pengereman. Rak di bawah bagian tengah badan pesawat memungkinkan diangkutnya sebuah bom 500kg atau 2 bom 250kg.

Su-9 dipublikasikan di Tushino pada 3 Agustus 1947, dan dengan berhasilnya uji Negara pada Desember di tahun yang sama, seri produksi pesawat ini direkomendasikan. Akan tetapi karena kemiripannya dengan pesawat tempur Jerman Me 262 yang merupakan sebuah aib, membuat Yosef Stalin menolak Su-9.




Spesifikasi:

Berat:
    Berat Take-off: 6380 kg
    Berat Kosong: 4060 kg
Dimensi:
    Bentang Sayap: 11.21 m
    Panjang: 10.57 m
    Tinggi: 3.72 m
    Area Sayap: 20.24 m2
Performa:
    Kecepatan Maks: 900 km/h
    Jarak Jangkau: 1140 km


Diterjemahkan secara bebas dari: www.aviastar.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar