Kamis, 06 Oktober 2011

USS Enterprise (CVN-65)




Designation: USS Enterprise (CVN-65)
Classification Type: Nuclear-powered Aircraft Carrier
Ship Class: Enterprise-class
Country of Origin: United States
Initial Year of Service: 1961
Number in Class: 1


Kapal induk ini adalah versi modern dari Kapal Induk era PD II dan menjadi kapal induk pertama yang bertenaga nuklir di dunia ketika diresmikan pada 1961 dengan 8 reaktor nuklir A2W. Kapal ini dibuat sebagai pioneer dari 6 kapal sejenis, tetapi karena keterbatasan dana, akhirnya hanya satu kapal ini saja yang dibuat. Akan tetapi, Enterprise dioperasikan hingga lebih dari 4 dekade dan menjadi bagian penting pada masa Perang Dingin dan setelahnya.

Desain USS Enterprise mengikuti pedoman tradisional yang sudah ada sejak Perang Dunia II dan setelahnya dengan geladak penerbangan di sisi kiri dan superstruktur di sisi kanan. Dengan awak yang hampir mencapai 5.700 personel (termasuk personel penerbangan dan petugas kapal) dan dengan daya angkut yang mencapai 93.500 ton membuat kapal induk ini setara dengan sebuah kota kecil. Pada awalnya senjata pertahanannya terbatas karena membengkaknya biaya pembuatan, tetapi kemudian diperbaiki dengan penambahan Phalanx CIWS dan peluncur RAM untuk melengkapi sistem anti pesawat Sea Sparrow. Kapal induk ini mampu mengangkut sekitar 90 pesawat untuk keperluan penyerangan dengan berbagai macam tipe pesawat seperti pesawat tempur, interseptor, anti-kapal selam, SAR dan pesawat pendukung elektronik. Kapal induk ini juga mempunyai 4 elevator hangar (3 di kanan dan 1 kiri) dan 4 ketapel tenaga uap.

Setelah lamanya periode percobaan, Enterprise dilaporkan terlibat dalam Krisis Misil Kuba sebagai pencegah dan pemblokade pengiriman suplay dari Uni Soviet. Setelah konflik mereda, kapal ini beroperasi di perairan Mediterania dan kemudian terlibat dalam Perang Vietnam, melancarkan serangan ke Viet Cong. Sebuah insiden yang memakan korban 27 nyawa di Perang Vietnam, memaksanya untuk berlabuh di Pearl Harbor untuk perbaikan. Setelah selesai diperbaiki, kapal ini kembali beroperasi di Perang Vietnam.

Setelah perang, Enterprise menjalani perbaikan dan perawatan mulai Januari 1979 hingga akhir Maret 1982. Perbaikannya meliputi perbaikan superstruktur, peng-upgrade-an sistem radar dan tiang kapal. Kapal ini juga menjadi kapal induk Amerika pertama yang mengoperasikan seri pesawat interceptor Grumman F-14 Tomcat.

Kapal ini kembali terlibat dalam misi tempur, kali ini pada penyerangan ke Iran dalam Operasi Belalang Sembah, kemudian di Filipina untuk membantu pemerintah dalam menghadapi pasukan pemberontak. Misi Enterprise lain adalah pada pemberlakuan zona larangan terbang di Bosnia. Kecelakaan kembali terjadi di kapal ini pada 1998 ketika sebuah pesawat Grumman EA-6B Prowler menabrak pesawat Lockheed S-3 Viking yang mengakibatkan 3 orang teknisi tewas. Sebulan kemudian Enterprise ikut dalam Operasi Serigala Gurun yang bertujuan menyerang beberapa target id Irak.

Setahun kemudian Enterprise ikut dalam Invasi Afganistan dengan melakukan total 700 penyerangan. Kemudian Enterprise juga terlibat dalam invasi Irak dalam Operasi Pembebasan Irak. Enterprise juga muncul dalam film Hollywood The Hunt for Red October dan Top Gun.

Enterprise mempunyai julukan “Big E”, seperti julukan generasi Enterprise sebelumnya yang beroperasi selama Perang Dunia II. Enterprise menyelesaikan pelayaran keliling dunia pada Maret 1990, dengan jarak tempuh 43.000 mil sebelum berlabuh di California. Sekarang Enterprise berlabuh di Newport News Shipyard selama 18 bulan. Kapal ini dijadwalkan akan di gantikan pengoperasiannya oleh USS Gerald R Ford (CVN 78). Masa depannya akan menjadi museum ataupun di daur ulang.

Nama Enterprise tidak diragukan lagi akan dimunculkan kembali di masa yang akan datang. Kapal induk legendaries ini akan terus dikenang oleh para awaknya.




Specifications: USS Enterprise (CVN-65)

Dimensions:
Length: 1123ft (342.29m)
Beam: 133ft (40.54m)
Draught: 39ft (11.89m)
Performance:
Surface Speed: 30kts (35mph)
Range: Essentially Unlimited

Structure:
Complement: 5,696
Suface Displacement: 93,500tons
Power:
Engine(s): 8 x A2W nuclear reactors with a total output of 280,000shp.

Weapons Suite:
2 x Octuple Mk 29 RIM-7 Sea Sparrow missile launchers
3 x Phalanx CIWS (1 later removed)
2 x RIM-116 RAM (Rolling Airframe Missile) launchers (added later)

Air Arm:
Up to 90 aircraft consisting of:
F-14 Tomcat (now F/A-18 Hornet)
EA-6B Prowler (to become EF-18 Growler)
S-3 Viking
E-2 Sentry
C-2 Greyhound
SH-60 Helicopters


Diterjemahkan dari: http://www.militaryfactory.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar