Tampilkan postingan dengan label HESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HESA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Oktober 2011

HESA Saeqeh (Thunderbolt)




Iranian Aircraft Industries (IACI) telah bergabung dengan Malek Ashtar's Aeronautical Research Center untuk mengembangkan pesawat domestik Iran. Pesawat Saeqeh diharapkan mampu lebih hebat dari pada generasi sebelumnya Azarakhsh. Pesawat tempur ringan Saeqeh diharapkan dapat berperan sebagai pesawat tempur generasi baru dan jet trainer. Pesawat kursi-tunggal dengan mesin kembar ini akan cocok untuk berbagai macam peran udara-ke-udara dan kebutuhan support.

IACI menyebutkan bahwa proyek ini sudah dimulai beberapa tahun yang lalu, tetapi karena biaya besar yang mencapai $400 juta, maka mereka menghadapi banyak kendala. Saeqeh mampu terbang dengan kecepatan 1.7 Mach atau setara 2.083 km/jam dengan berat sekitar 4.700 kg. Kokpit dan sistem avionik pesawat ini kompatibel dengan display dan sistem lain pada pesawat tempur canggih lain termasuk F-15, F-16, MiG-29, Rafale dan Eurofighter. Sistemnya termasuk simulasi skenario tempur, simulasi operasional senjata dan sistem pertahanan diri, sistem perencanaan misi dan kemampuan debriefing. IACI mengharapkan pesawat ini dapat dipasarkan di negara Asia lain.




Specifications for the HESA Saeqeh (Thunderbolt)

Dimensions:
Length: 52.13ft (15.89m)
Width: 26.67ft (8.13m)
Height: 13.12ft (4.00m)
Performance: (About MACH)
Maximum Speed: 1,056mph (1,700kmh; 918kts)
Maximum Range: 1,864miles (3,000km)
Rate-of-Climb: 34,400ft/min (10,485m/min)
Service Ceiling: 52,493ft (16,000m; 9.9miles)

Armament Suite:
ESTIMATED:
1 OR 2 x 20mm internal cannons
At least five external hardpoints (perhaps to include wingtip missile mounts) for various air-to-air, air-to-surface guided or drop munitions including missiles, bombs, rocket pods and possibly fuel droptanks.

Structure:
Accommodation: 1
Hardpoints: 5
Empty Weight:9,700lbs (4,400kg)
Maximum Take-Off Weight:19,842lbs (9,000kg)

Powerplant:
Engine(s): ESTIMATED: 2 x Afterburning turbojet engines.


Sebelumnya diposting pada 13 Agustus 2008 di www.bluefame.com

HESA Azarakhsh (Lightning)




Iran tidak pernah diketahui untuk mengembangkan teknologi untuk pembuatan pesawat tempur maupun tank. Akan tetapi pada April 1997 Brigadir Jenderal Iran Arasteh, kepala deputi Staf Jenderal Angkatan Bersenjata (di bawah Mayor Jenderal Ali Shahbazi) mengklaim bahwa Iran telah berhasil mendisain, membuat dan mengetes pesawat tempur pertamanya, Azaeakhsh (Kilat). Berdasarkan sebuah teori, karena Pesawat tempur F-4 atau F-5 milik Iran mengalami kerusakan dan kurangnya suku cadang, maka Iran mulai mencoba mempelajari berbagai macam pesawt miliknya untuk kemudian mulai membuat pesawat sendiri. Brigadir Jenderal Iran Arasteh menyatakan bahwa produksi masal akan dimulai segera. Secara resmi pemerintah Iran mengumumkan bahwa pada September 1997 Iran sudah mulai melakukan produksi masal pesawat bomber domestik.

Terdapat juga laporan bahwa Iran juga mengembangkan pesawat domestik lain yang disebut dengan Owj (Zenith=Puncak). Organisasi Industri Pertahanan Iran juga mengumumkan rencana produksi pesawat baling-baling Parastu (Burung Layang-Layang) dan pesawat jet trainer Dorna (Lark=Burung Penyanyi), serta pengembangan sebuah helikopter. Pada April 1997, Komandan Angkatan Darat Iran, Letnan Jenderal Mohammad Reza Ashtiani mengklaim sebanyaj 14.000 jenis suku cadang pesawat telah diproduksi. Dia menyatakan bahwa dengan produksi itu Iran dapat menghemat sebanyak 30 miliar Real.




Sebelumnya diposting pada 13 Agustus 2008 di www.bluefame.com