Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

Type 69/79

TYPE 69/79 


Type 69 (foto: http://www.sinodefence.com)

Type 69 (kode pabrik WZ121) dan Type 79 adalah dua model MBT buatan China. Keduanya merupakan pengembangan lanjut dari Type 59 (copy dari T-54A milik Soviet), mereka adalah MBT pertama yang dikembangkan secara independen oleh China. Lineage mereka terlihat dari jarak yang menonjol antara roda pertama dan kedua. Penyempurnaan model ini termasuk mesin baru, komputer balistik dan laser rangefinder. Type 69 secara umum identik dengan Type 59/T-54A secara penampilan, tetapi ditambah dengan dual-way stabilisation dan penglihatan malam buatan lokal. Versi Type 69 selanjutnya memakai teknologi Barat termasuk meriam rifled 105mm milik Inggris dan sistem kendali penembakan terkomputerisasi, versi ini dikenal sebagai Type 79. MBT ini dioperasikan oleh China dan diekspor ke negara-negara Asia, Afrika dan Timur Tengah dalam jumlah yang besar.



SEJARAH 

Setelah putusnya hubungan Sino-Soviet, Uni Soviet menarik staf teknis dan pendukung mereka yang berada di industri militer China. 617 Factory (Inner-Mongolia First Machine Group Co Ltd) milik China ditugaskan untuk menyempurnakan desain T-54A (Type 59) pada 1963, yang kemudian diberi nama Type 69. Tetapi program berjalan lambat karena kesulitan teknis dan kekacauan sebagai akibat dari “Culture Revolution” ada akhir 1960an. PLA tidak puas dengan versi ini, dan akhirnya tidak diproduksi.

Pada Maret 1969, selama pertempuran antara PRC dan Uni Soviet di sepanjang sungai Ussuri di Damansky Island, pasukan China berhasil merampas T-62 milik Soviet. Tank ini dipelajari secara hati-hati oleh teknisi China. Penglihatan malam dan komponen lainnya ditiru dan diintegrasikan ke desain Type 69. Type 69 akhirnya disetujui untuk finalisasi desan pada 1974.

Dibandingkan dengan Type 59, Type 69 memiliki meriam smoothbore 100mm yang memiliki dual-axis stabilisator buatan lokal, yang mampu menembakkan amunisi APFSDS. Tank juga memiliki sebuah laser rangefinder dan IR searchlight. Akan tetapi, di masa itu, tank sudah ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan tank yang digunakan Soviet dan Barat. Selain itu, performa meriam smoothbore 100mm juga tidak memuaskan. Varian dasar Type 69 hanya terlihat beroperasi pada jumlah yang sangat terbatas pada akhir 1970an, dan kemudian ditarik dari tugas.

Type 69-II diperkenalkan pada 1982, memiliki meriam rifled 100mm yang dikembangkan dari Type 59, sebagai pengganti dari meriam smoothbore 100mm. Varian ini juga memiliki mesin diesel yang lebih kuat. Produksi tank Type 69-II selanjutnya, diberi rubber track skirt dan rak penyimpanan di turret. Desain ini terbukti sangat sukses di pasaran ekspor, dengan lebih 2.000 unit terjual ke negara-negara berkembang. AD Irak dilengkapi dengan lebih dari 1.000 Type 69 pada pertengahan 1980an, kebanyakan darinya dihancurkan selama Operation Desert Storm 1991 dan Operation Iraqi Freedom 2003.

Hubungan antara China dan Barat menghangat pada 1980, dan China dapat mengimpor beberapa teknologi Barat untuk menyempurnakan sistem persenjataan mereka. Type 69 diupgrade dengan sistem Barat seperti Marconi FCS, dan meriam L7 105mm dari dari Inggris. Versi baru ini diberi nama sebagai Type 79 (Type 69-III), yang merupakan tank terakhir dari pengembangan MBT generasi pertama China. MBT ini mulai beroperasi pada akhir 1980an.

Type 69 dan Type 79 menjadi MBT pertama yang dikembangkan secara independen oleh China. Akan tetapi, Type 69 tidak diterima secara formal oleh PLA hingga 1982, dan hanya pada jumlah terbatas. PLA tidak puas dengan performa Type 69, tetapi ironisnya, MBT ini menjadi salah satu kendaraan lapis baja terbaik China di pasar ekspor.

Diperkirakan, beberapa ratus Type 69 dalam berbagai model dikirim ke PLA. Sebagai tambahan, hull dari tank ini digunakan sebagai casis armoured combat and support vehicles, termasuk Type 84 armoured recovery vehicle (ARV), Type 84 mechanical bridge, PGZ88 dual-37mm self-propelled AAA, GSL130 mines sweeper, dan GCZ110 multifunctional vehicle.

Kemudahan, kekokohan dan rendahnya biaya tank membuat mereka sangat menarik di pasar ekspor, dan China menjualnya kepada dua belah pihak selama Perang Iran-Iraq. Banyak dari tank ini digunakan Sadam Hussein selama Perang Teluk dan Perang Irak 2003.

Type 69 milik Myanmar dilaporkan bertempur melawan tank M60A3 milik Thailand pada 2001 di perbatasan memperebutkan pos perbatasan 9631, walaupun tidak ada laporan jelas mengenai korban tank di kedua belah pihak.

Baik Type 69 dan Type 79 memiliki hull dan turret yang nyaris identik dengan Type 59. Perbedaannya hanya pada penggunaan teknologi yang lebih baik yang diperoleh dari tank rampasan musuh maupun pembelian teknologi. Pada pertengahan 1980an, China memiliki keahlian untuk mulai bereksperimen mengembangkan tank domestik yang bukan berdasar dari keluarga Type 59/69/79, dan pada 1990an China mulai memproduksi tank yang benar-benar modern.

Saat ini, hanya sekitar 200 Type 69/79 yang masih di inventaris PLA, kebanyakan digunakan untuk latihan atau cadangan. Type 69/Type 79 digantikan dengan Type 96 dan Type 99 yang lebih baru.


Masa Tugas di Irak

Type 69 yang hancur saat Invasi Irak 2003 (Foto: wikipedia.org)

Selama 1980an, China dilaporkan menjual ratusan Type 59 dan Type 69 ke Irak. Pada Perang Teluk 1991, analis Barat mengklaim bahwa Irak mengupgrade beberapa Type 69 dengan meriam 105 mm, sebuah mortar 160 mm dan meriam 125 mm dengan pengisi amunisi otomatis. Kesemuanya diperkuat dengan lapisan baja frontal di plat glasis. Semua versi ini dikenal sebagai Type 69-QM. Dilaporkan selama Perang teluk 1991, unit Type 60 Irak bertempur lebih keras daripada unit elit Garda Republik, yang dilengkapi dengan MBT T-72. Sebuah penjelasan yang munkin adalah bahwa Saddam memerintahkan Garda Republik untuk mempertahankan kekuatannya, sambil menerjunkan keseuruhan pasukan yang dilengkapi Type 69 yang lebih inferior ke garis depan.

Berdasarkan laporan pertempuran dari Invasi Irak 2003, Type 69-QM digunakan oleh Irak untuk mempertahankan Nasririyah pada Maret 2003, sebagian besar dari mereka digunakan sebagai artillery pillboxes. Mereka merupakan pelaku utama dalam penyergapan 507th Maintenance Company dan Charlie Company dari 1st Battalion, 2nd Marines Amerika Serikat, sebelum helikopter AH-1 Cobra menghancurkan tank-tank Irak. Dua Type 69 menghancurkan paling tidak empat kendaraan 507th Maintenance Company, di antaranya sebuah truk yang ditabrak oleh sebuah tank. Empat Type 69 yang disembunyikan di balik bangunan, menyerang Charlie Company dari 1st Battalion, 2nd Marines, mengakibatkan kelumpuhan beberapa AAV (Amphibious Assault Vehicle). Beberapa Type 69/79 yang tidak berfungsi untuk pertempuran digunakan sebagai umpan/perangkap atau hanya sebagai objek rintangan.




FITUR DAN DESAIN 


Type 69-II dengan meriam 100mm dan Side Skirt (Gambar: www.globalsecurity.org)

Type 69 memiliki penampilan dan performa umum yang mirip dengan Type 59, dengan bentuk turret “setengah-telur” ciri khas gaya Soviet . Tank memiliki lima road wheels besar di setiap sisinya, dengan rubber track skirt. Varian awal Type 69 juga dapat diidentifikasikan dari IR searchlight besar yang terpasang di sisi kanan meriam utama dan sebuah laser rangefinder yang terpasang di atas meriam utama. Type 69 juga dapat dibedakan dari Type 59 dari posisi headlight: Type 59 hanya memiliki satu headlight yang terletak di bagian depan kanan hull, sementara Type 69 memiliki dua headlight yang terletak di track wing.

Tank memiliki empat awak. Pengemudi duduk di sisi kiri depan hull, sementara loader, penembak dan komandan berada di turret. Loader berada di sisi kanan meriam utama, sementara penembak dan komandan berada si sisi kiri secara tandem. Loader bertanggung jawab untuk mengoperasikan senapan mesin anti pesawat 12.7mm yang terpasang di atap turret. Pengemudi memiliki tiga blok periskop untuk penglihatan ke depan. Periskop tengah dapat diganti dengan sebuah periskop low-light (jarak penglihatan 50m). Baik penembak maupun komandan memiliki penglihatan malam low-light dengan jarak pandang (gunner 600~800m; commander: 400~600m).


Persenjataan

Versi awal Type 69 dilengkapi dengan meriam smoothbore 100mm. Tank dapat membawa 44 amunisi (10 lebih banyak dari Type 59), terdiri dari 13 APFSDS), 13 high explosive fragmentation (HE-FRAG), dan 18 high explosive (HE). Meriam memiliki jarak jangkau maksimum 1,736m. Meriam ini terbukti gagal dan kemudian digantikan dengan meriam rifled 105mm pada varian selanjutnya.

Type 69-II dilengkapi dengan sebuah meriam rifled 105 mm Type 69-II,dengan peralatan kendali penembakan dan penglihatan malam yang lebih simpel.

Type 69-III/79 dilenhkapi dengan meriam rifled 105mm Type 83-I. Meriam ini merupakan turunan dari meriam L7/Type-81 dan mampu menembakkan amunisi APFSDS, HEAT, dan HEAT-FRAG.

Persenjataan tambahan termasuk sebuah senapan mesin koaksial 7.62 mm (dengan 3,000 amunisi) dan sebuah senapan mesin anti-pesawat 12.7 (dengan 500 amunisi) yang terpasang di kupola komandan.

Sistem kendali penembakan milik Type 69-II termasuk laser rangefinder TLRLA, komputer balistik BCLA, gunner sight TGSA, dan stabislisator dual-way.


Proteksi

Wheel dan track dilindungi oleh rubber hull skirt. Tank menggunakan steel armour pada hull dan turret. Tebal lapis baja bagian depan turret adalah 202mm, dan pada bagian depan hull 100mm. Perlindungan lapis baja pada turret dan hull terbukti kurang memadai selama Perang Teluk 1991, ketika meriam 120mm Sekutu dengan mudah menembus lapis baja bagian depan tank. Pada beberapa varian, turret dipasangi dengan rak penyimpanan tambahan sebagai pelindung tambahan dari proyektil HEAT. Asap dapat dihasilkan dengan menginjeksikan bahan bakar diesel ke exhaust mesin. Varian selanjutnya dilengkapi dengan peluncur granat asap.


Propulsi

Berat tempur Type 69 adalah 36.5 ton (Type 79: 37.5 ton). Varian awal memiliki mesin diesel turbocharged berpendingin cairan yang menghasilkan 580 hp, sementara Type 79 memiliki mesin 2150L-7BW berpendingin cairan yang menghasilkan 730 hp.



VARIAN 

Purwarupa

Type 69 – Purwarupa berbasis hull Type 59, dilengkapi dengan mesin diesel 580 hp baru, meriam smoothbore Type 69 100 mm, IR searchlight, dan laser rangefinder.
Type 69-I – Purwarupa yang menggabungkan teknolohi dari T-62 milik Soviet hasil rampasan perang, seperti Luna IR searchlight system, dan proteksi NBC yang telah disempurnakan.


Varian Produksi
Type 69

Type 69-IIA – Versi produksi pertama yang diperkenalkan pada 1982, dilengkapi dengan: 
· Meriam rifled Type 69-II 100 mm
· Sistem FCS baru dengan: Stabilisator meriam dual-axis TSFC, Gunner sight Type 70, Laser rangefinder TCRLA, Komputer balistik BCLA
· Radio Type 889
· Rubber track skirts
· Rak penyimpanan pada turret
· Peluncur granat asap
Versi ini diekspor secara luas dan diproduksi di bawah lisensi di Pakistan oleh Heavy Industries Taxila (HIT). Type 69-II dikenal sebagai Type 30 di Royal Thai Army.

Type 69-IIB/C – Versi komando dari Type 69-II dengan perlengkapan komunikasi dan powerpack tambahan. Memiliki sebuah long radio aerial dan dua boks penyimpanan di bagian belakang yang berisi kabel dan telepon lapangan.

Type 653 ARV (foto: wikipedia.org)
Type 653 ARV - Armored recovery vehicle yang berbasis casis Type 69. ARV Type 653 tidak dilengkapi turret, tetapi memiliki struktur yang mengontrol sebuah dozer di bagian depan hull dan derek bertenaga hidrolis. Derek ini mampu mengangkat beban hingga 70 ton.


Type 79

Type 69-III (Type 79) – Juga dikenal sebagai WZ-121D, yang merupakan penyempurnaan Type 69-II dengan penggunaan teknologi Barat. Beroperasi dengan PLA sebagai Type 79. Pada 1981, purwarupa pertama telah dimodifikasi sesuai dengan spesifikasi Type 69-III. Dua purwarupa resmi dibuat pada 1983, dilengkapi dengan komponen kunci seperti laser rangefinder. Type 79 mulai diproduksi massal pada 1984, dan dipamerkan kepada masyarakat dalam Parade Ulang Tahun RRC ke-35 pada 1984. 

Type 79 yang dilengkapi dengan meriam rifled lokal Type 83 105mm (Gambar: www.sinodefence.com) 
Penyempurnaannya termasuk:
· Tank China pertama yang menggunakan rubber-padded tracks
· Tank China pertama yang dapat menutup palka secara otomatis ketika ada deteksi NBC.
· Meriam Type 83 105 mm (tiruan dari L7 yang disempurnakan) dengan thermal sleeve yang dapat diganti-ganti
· Penglihatan Inframerah pasif atau sistem pencitraan panas
· FCS Marconi Inggris dengan: Laser rangefinder TLRLA, Komputer balistik BCLA, Gunner sight TGSA
· Mesin diesel berpendingi-cairan Type 79 yang menghasilkan 730 hp
· Type 79 yang dipasangi dengan ERA


Varian Asing

Iraq

Type 69-QM – Juga dikenal sebagai T-55B di dalam AD Irak, merupakan Type 69-II dengan meriam rifled 100 mm standar, tambahan lapis baja di glasis depan, sebuah antena observasi, dan pada beberapa unit dilengkapi dengan mortar 160 mm. Kendraan komando biasanya dilengkapi dengan blok appliqué spaced armour, sama seperti pada Enigma T-55. Diproduksi pada 1986-1988.

Type 69-QM1 - Type 69-II yang diupgrade dengan meriam rifled 105mm dan laser range finder standar NATO. Diproduksi pada 1984-1988.

Type 69-QM2 - Type 69-II yang diupgrade dengan meriam smoothbore 125 mm (L80) standa Pakta Warsawa. Diproduksi pada 1986-1991.


Bangladesh
Type 69-IIG milik Bangladesh (Foto: wikipedia.org)
Teknisi AD Bangladesh menyempurnakan sistem persenjataan dan lapis baja Type 69 agar lebih efektif.
Type 69-IIG – Upgrade dengan modifikasi sebagai berikut:
· Meriam smoothbore 120mm berstabilisator dual-axis (NATO compatible), dengan pengisi amunisi semiotomatis, yang mampu menembakkan ATGM.
· Sistem kendali penembakan (FCS), laser range-finder, penglihatan citra panas, data-link, laser warning receiver baru
· Mesin diesel1,200 hp
· Proteksi ERA, sistem pemadam kebakaran dan set NBC
· Peralatan komunikasi dan navigasi baru (termasuk receiver GPS)
Myanmar 

AD Myanmar memiliki 50 Type-69 dan 80 Type-69-2. Semuanya diupgrade pada 2007.

Penerapan Non-Militer 

Varian sipil dari Type 69/79 digunakan untuk pengembangan tank pemadam kebakaran. Saat ini hanya tiga brigade pemadam kebakaran yang membeli tank jenis ini.



OPERATOR 


Daftar Operator
· Pakistan: 400 Type 69-II
· RRC: 200+ digunakan sebagai unit cadangan dan pelatihan
· Bangladesh: 185-Type-69II Mk.2G dan 65 Type-69II.
· Iran: 200
· Myanmar: 260 (Type 59D dan Type-69 II)
· Thailand: 95 (25 dipensiunkan sejak 2004 karena kekurangan suku cadang sebelum ditenggelamkan ke laut sebagai karang buatan pada 2010.
· Sri Lanka: 20
· Zimbabwe: 10
· Sudan: produksi di bawah lisensi di Sudan oleh MIC, 100 Type-69 l dan 100Type-79

Eks Operator
· Iraq: diperkirakan 1,500 Type 59 dan Type 69 pada 1990, semuanya dihancurkan atau dibuang.



SPESIFIKASI 


Awak: 4
Dimensi: Panjang: 9.125m; Tinggi: 2.4m; Lebar: 3.27m
Bobot Tempur: 36,500-37,000 kg
Rasio Power-to-weight: 15.89 hp/t
Mesin: Diesel 582hp 12150L-7BW (Type 69-II); atau diesel 730hp (Type 79)
Transmisi: Mechanical, planetary
Track: Metallic, varian lebih lanjut memiliki RMSh, dengan rubber-tyred road wheels
Suspensi: Batang torsi
Jarak Jelajah: 420km (Type 69-II), atau 360~400km (Type 79)
Kecepatan: Jalan raya maksimum: 50km/j; Jalan raya: 32~35km/j; Off-road 22~27km/j
Kedalaman Air yang Dapat Diseberangi: 1.4m (tanpa persiapan); 4.8m (dengan snorkel)
Meriam Utama: smoothbore 100mm (Type 69); rifled 100mm (Type 69-II); rifled 105mm (Type 79)
Elevation/depression: +18/-5 derajat
Senjata Tambahan: satu senapan mesin koaksial 7.62mm, satu senapan mesin 7.62mm untuk pengemudi; satu senapan mesin anti-pesawat 12.7mm
Kendali Penembakan: (Type 69) primitif; (Type 79) terkomputerisasi
Radio: radio receive/tansmit A-220 dengan batang antenna, jarak maksimal 16km, atau radio A-220A, atau telepon A-221
Sistem NBC: ya
Peralatan Penglihatan Malam: ya


Sumber:

Rabu, 29 Mei 2013

MBT Type 59


MBT Type 59


MBT Type 59 (Foto: www.fas.org)
Type 59 adalah MBT China yang copy dari MBT T-54 milik Soviet. Type 59 secara eksternal identik dengan desain tank Soviet di masa itu, walaupun untuk desain internal disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan China. Nama produksi tank ini adalah WZ-120. Total, sebanyak 10.000 tank telah diproduksi dalam berbagai versi oleh First Inner Mongolia Machinery Factory (code PLA: 617 Factory) yang berlokasi di Baotou, Inner Mongolia. Produksi dihentikan pada 1980.

PLA mengoperasikan sekitar 5.500 Type 59, sebagian besar adalah varian Type 59-I/II yang telah diupgrade dengan teknologi Barat. Type 59 menjadi tulang punggung pasukan lapis baja PLA hingga awal dekade 2000an, dengan perkiraan 5.000 varian Type 59-I dan Type 59-II beroperasi pada 2002.

Tank pertama diproduksi pada 1958 dan diterima untuk beroperasi pada 1959, sehingga diberinama Type 59. Seri produksi mulai dilaksanakan pada 1963. Model produksi pertama serupa dengan produksi awal T-54 dan tidak dilengkapi dengan peralatan pengkihatan malam infra-merah atau stabiliser untuk meriam utama 100mm. Pada model selanjutnya, Type 59 dilengkapi dengan laser rangefinder yang terpasang di atas meriam.

Kerangka (casis) Type 59 menghasilkan serangkaian varian yang menunjukkan fleksibilitas sistem dasar tank. Variannya termasuk model Type 59 yang diperbaiki, armored recovery vehicle dan model yang memiliki fitur lapis baja reaktif untuk perlindungan awak. Tank ini terlihat beroperasi secara luas di berbagai negaraTimur Tengah dan sekelilingnya.


"Tank Man" Tiananman Square (Foto: www.kingsacademy.com)
Type 59 pernah menjadi perhatian dunia ketika digunakan di Tiananman Square, Beijing selama pemberontakan 1989. Seorang pelajar menjadi ikon dunia untuk perdamaian ketika ia berdiri untuk menghambat laju Type 59.

Type 59 dimodifikasi beberapa kali selama pengoperasiannya dengan penggantian meriam rifled Type 59 100mm dengan meriam rifled 105mm. Type 59 merupakan tank pertama yang dibuat China, yang hingga saat ini masih dioperasikan PLA dalam jumah yang cukup besar. Beberapa Type 59 diupgrade sesuai Type 59D, dipersenjatai dengan meriam utama, sistem kontrol penembakan dan observasi. Type 59 juga menjadi dasar beberapa tank desain China selanjutnya seperti Type 69 dan Type 79.



Sejarah


MBT T-54, dasar pengembangan MBT Type 59 (Foto: www.fas.org)
Setelah penandatanganan Sino-Soviet Treaty of Friendship, Alliance, dan Mutual Assistance, Soviets setuju untuk membantu China dalam pembangunan sebuah fasilitas produksi tank untuk memproduksi T-54A MBT pada 1956. Awalnya, tank dirakit dengan suku cadang yang disuplai oleh Soviet, yang secara bertahap digantikan oleh komponen yang dibuat sendiri oleh China. Pada waktu yang bersamaan, fasilitas produksi tank pertama (617 Factory) dibangun di Baotou, Inner Mongolia dengan bantuan teknisi Soviet. Pada 1958, T-54A buatan China pertama yang menggunakan komponen dari Soviet diluncurkan dari lini perakitan. Pada 1959, 617 Factory mulai memproduksi T-54A menggunakan komponen yang dibuat sendiri pleh China. Pada saat parade militer di Beijing, 1 Oktober 1959, untuk memperingati ulang tahun ke-10 RRC, 32 T-54A buatan China pertama kali ditunjukkan kepada masyarakat. Tank mulai beroperasi untuk PLA pada 1959 dan diberi nama Type 59.

Selama bertahun-tahun, desain Type 59 disempurnakan dengan berbagai macam teknologi yang dikembangkan secara domestik maupun teknologi Barat. Ketika PLA merebut sebuah T-62 Soviet selama konflik perbatasan Sino-Soviet pada 1969, pengembangan yang berdasarkan pada teknologi T-62 digunakan pada desain Type-59 yang kemudian dikenal sebagai MBT Type 69. Type 69 kemudian kembangkan dengan menggunakan teknologi Barat yang kemudian dikenal sebagai MBT Type 79.

Type 59 merupakan tank pertama dalam generasi MBT pertama China, T-72 menjadi MBT generasi pertama yang terakhir. Type 79 digantikan oleh MBT generasi kedua Type 80.

Type 59 juga dikenal sebagai WZ-120 oleh produsennya. Lebih dari 10.000 tank diproduksi antara 1959 hingga pertengahan 1980an. Tank ini memperoleh reputasi dunia yang buruk setelah insiden “Tank Man” pada 1989. Type 59, dan suksesornya Type 69,diekspor secara luas dengan ribuan yang terjual ke luar negeri. Saat ini diperkirakan 5.000 Type 59 masih dalam inventaris PLA, tetapi didukung oleh MBT Type 96 dan Type 99 yang lebih modern.

Upgrade signifikan dilakukan pada Type 59 dari 1979 hingga 1989. No. 617 Factory memasukkan teknologi booster hidrolik baru pada pelindung pintu, sistem kendali penembakan yang lebih simpel, laser rangefinder dan pemadam kebakaran otomatis Type 59-I. Sebuah armored recovery vehicle dasar, tanpa turret dan hanya dapat digunakan dalam operasi penderekan, juga dikembangkan.

Pada pengembangan Type 59 kedua, Type 59-II (yang juga memiliki nama industri WZ-120B) dilengkapi dengan meriam 105mm yang dapat menembakan amunisi APDS, HEAT, dan HESH, sebuah stabiliser dua-axis, sebuah light spot fire control system, pemadam kebakaran otomatis, peralatan komunikasi baru, mesin diesel 580 hp, dan IR-proof coat. NORINCO menawarkan upgrade sistem senjata sebagai sebuah paket terpisah untuk operator Type 59. Sebuah varian yang dilengkapi dengan merian 105mm dengan thermal sleeve dikembangkan dan diberi nama Type 59-IIA. Sebuah Type 59 di UK dilaporkan dipasangi dengan meriam L7A3, dan Casis Type 59 merupakan salah satu yang paling banyak digunakan dalam uji coba turret Marksman AAA.

Sebuah varian eksperimental dilaporkan dibuat untuk uji integrasi teknologi Barat pada tank China, dan berfungsi sebagai testbed persenjataan. Type 59 Gai disebut dilengkapi dengan meriam smoothbore buatan domestik, yang secara kasar memiliki kemampuan yang mirip dengan M256 milik AS.

Type 59 terlibat dalam berbagai konflik dunia di Asia, Afrika dan Timur Tengah. Operator utama MBT ini adalah China, Vietnam, Kamboja, Korea Utara dan Pakistan (lebih dari 1,300). Type 59 milik China juga dijual atau dihibahkan ke Albania, Bangladesh, Kongo, Tanzania, dan Zimbabwe. Iran juga membeli dalam jumlah besar, dan mengembangkan program upgrade domestik bernama Safir-74, hasilnya adalah tank yang kadang disebut sebagai T-72Z.

Sebuah sistem kendali penembakan GEC-Marconi Centaur baru tersedia, dan sistem kendali penembakan British Barr and Stroud berbasis termal dapat digunakan. Sebuah Type 59 di UK dilaporkan dilengkapi dengan sebuah pencitra panas IR18.

Type 59 terus menjadi tulang punggung PLA dibandingkan MBT lain hingga abad ke-21. Pada 2000 dipercaya sekitar 6,000 tank ini dimiliki China, menurut edisi Januari-Mei 2001 Jane's Sentinel Security Assessment: China and Northeast Asia, walaupun Military Balance memberikan angka sekitar 5,500. Pada 2002, angka tersebut dipercaya berkurang menjadi 5,000. IISS memperkirakan jumlahnya masih sama pada 2008.

Angka dari IISS tidak menggambarkan berapa banyak tank yang diupgrade ke standar Type 59D/D-I, dikembangkan selama 1990an dan pertama kali dioperasikan pada 1995. Kedua tank memiliki sejumlah penyempurnaan dasar, yang paling menonjol adalah penggunaan set ERA FY pada turret dan hull bagian depan. Komponen kontrol penembakan yang awalnya digunakan Type 80 juga akhirnya digunakan pada seri Type 59D, dan mereka juga dapat menembakkan misil domestik, yang diturunkan dari misil 9K116 (AT-10 Stabber) milik Rusia. Perbedaan utama antara Type 59D dan D-I adalah meriam utama. Type 59D memiliki meriam Type 79 105mm yang lebih tua, sementara Type 59D-I memiliki meriam Type 83A 105mm.



Fitur dan Desain


Type 59 (Gambar: www.globalsecurity.org)
Dari luar, Type 59 identik dengan produksi awal T-54A milik Soviet, walaupun memiliki beberapa perbedaan pokok. Type 59 pada awalnya tidak dilengkapi dengan penglihatan malam infra-merah dan stabilisator meriam utama milik T-54.

Type 59 memiliki layout konvensional pasca-perang, dengan kompartemen tempur di bagian depan, mesin di belakang dan turret meriam berbentuk-kubah di bagian tengah hull. Hull-nya merupakan baja terpatri dengan ketebalan bervariasi antara 99mm pada bagian depan bawah glasis hingga 20mm di bagian bawah lantai hull. Sementara, turret memiliki ketebalan bervarias dari 39-100mm.


Desain

Driver duduk di bagian depan kiri hull dan beberapa amunisi siap-pakai berada di sisi kanannya. Driver memiliki palka tepat di atas tempat duduknya, yang terbuka ke kiri. Driver memiliki dua vision blocks pop-up yang memberikan cakupan penglihatan ke depan dan sedikit ke kanan. Komandan tank duduk dalam turret bersama dengan penembak dan loader. Palka komandan berada di sisi kiri turret, dengan penembak duduk di depan-bawah komandan. Loader duduk di sisi kanan turret dengan palka di atasnya. Turret memiliki lantai yang tidak ikut berputar sehingga mempersulit awak dalam bertugas.


Persenjataan

Varian awal Type 59 dilengkapi dengan sebuah meriam rifled Type 59 (copy dari meriam D-10T2S) 100mm dengan amunisi sebanyak 34 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi dan penembus lapis baja.

Type 59-I dilengkapi dengam meriam rifled modifikasi dari Type 69-II (copy dari D-10TG) 100 mm. Amunisinya sebanyak 44 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi, fragmentasi berdaya ledak tinggi dan armour piercing discarding sabot dengan inti tungsten.

Type 59-II dilengkapi dengan meriam rifled Type 81 105 mm , yang merupakan produk berlisensi dari merial L7 Israel. Amunisinya sebanyak 44 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi, fragmentasi berdaya ledak tinggi dan APFSDS.

Type 59D1 dilengkapi dengan meriam rifled Type 79 105 mm dengan selongsong termal komposit aluminium. Amunisi APFSDSnya mampu menembus lapis baja dengan kedalaman antara 460-510mm.
Type 59D dilengkapi dengan meriam rifled Type 83-I (juga dikenal dengan Type 83A), yang juga dapat dijumpai pada MBT Type 88. Amunisi APFSDSnya mampu menembus lapis baja dengan kedalaman antara 460-510mm. Jika memakai amunisi spesial (depleted uranium), daya tembus amunisis dapat mendekati 600mm, yang mana lebih baik dari pada T-90 milik Rusia dan Type 90 milik Jepang.

Type 59D/D1 dapat juga menembakan misil 105mm. Misil ini memiliki jarak jangkau maksimum 5,2 km, dan dengan daya tembus lapis baja hingga 700mm. Misil ini juga dapat digunakan untuk menyerang helikopter yang terbang rendah. Pada uji coba, misil dapat menembak jatuh UAV pada jarak 4,8 km.

Sebuah senapan mesin Type 59T 7.62 mm terpasang koaksial dengan meriam utama dioperasikan oleh penembak. Sebuah senapan mesin atnti-pesawat Type 54 12.7 mm (copy dari M1938/46 DShKM 12,7 mm milik Rusia) dipasang di atas palka penembak, dengan amunisi seanyak 200 buah, dioperasikan oleh loader. Sebagai tambahan, sebuah senapan mesin Type 59T 7.62 mm dipasang untuk pengemudi, yang ditembakkan melalui lobang kecil di bagian tengah glasis. Sebanyak 3.500 amunisi 7.62 mm dapat dibawa.

Turet tank ini memiliki mekanisme tranversal yang mungkin setara dengan mekanisme transversal milik T-54, yang dapat berputar 360 derajat dalam 21 detik. Model awal meriam Type 59 memiliki gigi elevasi manual, yang kemudian diganti dengan sistem otomatis yang memungkinkan meriam dibidik pada kemiringan antara +17 dan -4 derajat (kemiringan rata-rata tank Barat adalah -10 derajat yang memungkinkan penggunaan taktik hull-down yang lebih baik). Model selanjutnya dilengkapi dengan stabilisator vertikal yang membuat penembakan pada saat bergerak lebih praktis. Sistem penglihatan malam inframerah dipasang dengan periskop infra merah untuk komandan, penembak dan driver.

Akurasi penembakan diproses oleh sistem kontrol penembakan terkomputerisasi, yang terdiri dari komputer kontrol penembakan, ight spot FCS dengan input laser rangefinder, dan light spot gunner sight dengan penglihatan malam pasif. Beberapa Type 59D juga dilengkapi dengan penglihatan malam citra termal.


Propulsi

Type 59/59-I/59-II/59-IIA memiliki sebuah mesin diesel berpendingin cairan Model 12150L V-12, yang dapat menghasilkan 520hp pada 2.000 rpm. Mesin ini menggerakkan sebuah manual gearbox dengan gigi lima gigi maju dan satu mundur. Total 815 liter bahan bakar dapat dibawa pada tangki internal, dengan tambahan 400 liter pada tangki eksternal yang memberikan jarak tempuh maksimal hingga 600 km, atau sekitar 430 km jika hanya menggunakan tangki internal. Tank memiliki lima road wheels pada setiap sisi dengan jarak menonjol antara roda pertama dengan kedua. Track-nya digerakkan oleh sebuah drive sprocket di bagian belakang, dengan sebuah idler di depan. Perlu dicatat bahwa tidak terdapat return roller. Suspensinya merupakan sistem batang torsi. Exhaust mesin berada di spatboar kiri.

Type 59D memiliki mesin 12150L7 yang dimodifikasi yang menghasilkan 580 hp.


Proteksi

Varian awal Type 59 memiliki lapis baja yang relatif tipis dan sangat rentan terhadap ATGM dan tembakan tank kaliber besar. Lapis baja hull dan turret bagian depan memiliki tebal 100mm dan 220mm.

Pada Type 59D, roda dan track dilindungi oleh rubber hull skirts. Turret dikelilingi oleh rak penyimpanan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap proyektil HEAT. Turret dan hull juga dilindungi oleh plat-plat lapis baja reaktif-eksplosif (ERA) FY di bagian depan, yang disebut mampu menahan tembakan meriam 105mm dari jarak 2.000m.

Variant dasar Type 59 tidak memiliki sistem pertahanan NBC kolektif, dan hanya dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran semi otomatis atau bahkan manual. Type 59-I dan selanjutnya memiliki sistem pemadam kebakaran otomatis.

Terdapat empat pelontar granat asap pada setiap sisi turret Type 59D. Asap tambahan dapat dihasilkan dengan menginjeksi bahan bakar diesel ke exhaust. Awak Type 59D dilindungi dengan sistem deteksi dan pemadam kebakaran otomatis.

Amunisi Type 59 disimpan di dalam turrt yang meningkatkan kemungkinan ledakan sekunder hebat jika interior tank tertembus tembakan musuh. Oleh karena itu, survivabilitas awak rendah.



Varian

Type 59

Varian dasar, sebuah kloning dari T-54A tanpa penglihatan malam inframerah. Mulai diproduksi pada 1957.


Type 59-I

Factory No 617 melakukan sejumlah penyempurnaan untuk MBT Type 59 yang menghasilkan Type 59-I. MBT ini memiliki teknologi booster hidrolis yang meningkatkan mekanisme buka-tutup untuk pelindung pintu keselamatan dan pelingung pintu kupola, pemakaian sistem kendali penembakan yang lebih simpel, laser range-finder, alarm tekanan-rendah mesin, pemadam kebakaran otomatis dan rubber track skirt. Type 59-I terdiri dari beberapa versi dengan konfigurasi lapis baja dan kendali penembakan yang berbeda-beda.


Type 59-II

Pengembangan lanjut menghasilkan Type 59-II dengan nama produksi WZ-120B, memiliki meriam rifled 105mm yang dapat menembakkan amunisi APFSDS, APDS, HEAT dan HESH, sistem stabilisasi dua-axis untuk meriam utamanya, light spot fire-control system, sistem pemadam kebakaran dan ledakan otomatis, mesin diesel 580 hp, sistem radio dan komunikasi baru.


Dua MBT Type 59-II dalam barisan. Terlihat dari Bore Evacuator yang mencolok (Foto: wikipedia)
Meriam rifled Type 81 105 mm serupa dengan meriam Barat L7 (UK)/M68 (US) yang diproduksi oleh Austria dan dilengkapi dengan fume extractor dan thermal sleeve. MBT ini dikenal oleh militer AS sebagai Model 1984 sesuai dengan tahun pertama kemunculannya.
Meriam rifled 105 mm milik China dapat menembakkan amunisi yang dikembangkan sendiri oleh China dan meriam ini juga digunakan pada sejumlah tipe MBT lain termasuk Type 79, Type 80, dan Type 85. Penyempurnaan lain termasuk radio dan sistem pemadam kebakaran baru. Varian ini diproduksi dari 1982 hingga 1985.


Type 59-IIA

Dilengkapi dengan thermal sleeve untuk meriam 105 mm dan beberapa lapis baja komposit. Varian ini termasuk MBT, tank komando.

Type ini juga dilengkapi dengan meriam smoothbore 120 mm yang dikembangkan secara domestik yang performanya dapat disandingkan dengan meriam Rheinmetall 120 mm yang digunakan oleh Leopard 2, M1A1/2 Abrams dan MBT Barat lainnya.


Type 59D

Varian ini juga dikenal sebagai WZ-120C. Type 59D dikembangkan pada 1990an. Daripada mengganti semua Type 59 yang menua dengan model yang lebih baru, PLA memutuskan untuk melakukan upgrade dengan teknologi baru agar dapat memenuhi tuntutan tempur di masa yang akan datang. Type 59D dipasangi dengan ERA, meriam baru, penglihatan malam pasifd dan kendali penembakan baru. Medin diesel 12150L juga digantikan oleh mesin 12150L7 yang menghasilkan 580 hp. Varian ini termasuk Type 59D dan Type 59D1. Military Industry Corporation (MIC) milik Sudan kemungkinan memiliki lisensi untuk produksi domestik T-59D yang dikenal dengan nama Al-Zubair 2.


Type 59P

Varian lanjut yang dibuat untuk pasar ekspor, dengan berbagai komponen hi-tech yang ditemyukan pada tank modern generasi ketiga.


Type 59G

Varian yang dimodernisasi besar-besaran, yang mendekati standar tank generasi ketiga dengan turet terptri seperti pada Type 96G menggantikan cast turret asli dan meriam utama 125mm dengan pengisi amunisi semiotomatis. Varian ini dioperasikan oleh PLA dan diberitakan dipesan oleh AD Bangladesh. Sekitar 300 Type 59G akan dibeli dan diupgrade oleh AD Bangladesh.


Type 62 Light Tank

Pada akhir 1950an, PLA menyampaikan kebutuhan untuk tank ringan yang cocok untuk operasi di wilayah Cina selatan. Pengembangan tank ringan Type 62 dimulai pada 1958, yang merupakan copy dari MBT Type 59 dengan ukuran yang lebih kecil dan dengan peralatan yang lebih sederhana. Tank Ringan Type 62 mulai diproduksi pada 1963, dan sekitar 800 diproduksi pada 1978.


Tank Ringan Type 62 di Museum Revolusi Rakyat China (Foto: wikipedia)
Berat Type 62 hanya 21 ton, dan dilengkapi dengan meriam rifled Type 62-85TC 85 mm, dan tiga senapan mesin. Sebuah versi penyempurnaan Type 62-I diproduksi dengan sistem kendali penembakan yang lebih baik dengan laser rangefinder, dan rak penyimpanan turret sebagai tambahan perlindungan. Versi lain yang berdasar pada Type 62 termasuk kendaraan recovery Type 79 (hanya purwarupa) dan Type 82 earth-mover.

PLA menerjunkan Type 62 ke Vietnam selama konflik Sino-Vietnam 1979. Tipisnya lapos baja tank ini membuatnya mudah ditembus oleh senjata tangan anti-tank, seperti RPG 40mm. Type 62 menderita kekalahan besar selama konflik, yang meyakinkan PLA untuk mengembangkan MBT generasi kedua.
Type 62 menerima upgrade besar-besaran pada 2000, dengan turret terpatri baru, meriam rifled 105 mm yang memiliki stabilizer vertikal, sistem kendali penembakan, alat penglihatan malam, peluncur granat asap dan paket ERA.


Type 69 / 79

Merupakan penyempurnaan dari Type 59 MBT yang dibuat oleh 617 Factory (Inner Mongolia First Machine Group Co. Ltd). Hanya sedikit yang terlihat beroperasi dengan PLA, tetapi sukses diekspor dengan jumlah 2.000 unit pada 1980an.


Type 73

Varian ini merupakan kendaraan recovery, Type 59 yang dibuang turretnya. Kendaraan ini dipersenjatai dengan sebuah senapan mesin 12.7 mm. Kendaraan recovery lapis baja ini dipercaya tidak memiliki kerekan dan hanya terbatas pada operasi penderekan.


NORINCO 120 mm T-54/Type 59 Upgrade

China North Industries Corporation (NORINCO) mengembangkan paket upgrade untuk Type 59 China dan T-54/T-55 Rusia yang termasuk penggantian meriam rifled 100mm menjadi meriam smoothbore 120 mm. Upgrade ini dikenal sebagai Type 59 Kai. Hingga awal 1999 tidak diketahui adanya pesanan yang diberitakan untuk upgrade ini.

Sumber meriam smoothbore 120 mm milik China tidak diketahui secara pasti, karena di masa lalu, kecuali meriam tank rifled 105 mm Barat, semua meriam tank China merupakan desain dari Timur.

Meriam smoothbore 120 mm dipasang pada Type 90, Type 85-IIM dan Type 85-III dan memungkinkan pengurangan awak menjadi tiga, komandan, penembak dan pengemudi.

Beberapa tahun sebelumnya, China mengembangkan dan memproduksi meriam self-propelled anti-tank Type 89 120 mm yang mirip dengan meriam smoothbore 120mm. Dan mesiam 120 mm untuk upgrade Type 59 kemungkinan adalah sama.

Meriam smoothbore 120 mm memiliki panjang 6 meter dan berat 2.600 kg lengkap dengan breech mechanism. Meriam ini dilengkapi dengan fume extractor dan thermal sleeve tetapi tidak tanpa muzzle reference system. Untuk meningkatkan usia pakai laras, interior meriam dilapisi dengan plat kromium.

Meriam ini mampu menembakkan amunisi APFSDS Barat (seperti DM23 dan DM33 milik Rheinmetall, Jerman) sama baikknya dengan menembakkan amunisi buatan NORINCO. Seperti amunisi smoothbore 120mm Barat, amunisi ini memiliki semi-combustible cartridge case dan yang tersisa dari penembakan adalah stub cartridge case. Penetrator memiliki rasio panjang-ke-diameter yang bagus 25,2/1 dan lengkap dengan berat sadel 7,33 kg. Ketika “terbang” setelah penembakan, penetrator memiliki berat 4,1 kg.
Amunisi APFSDS milik NORINCO memiliki muzzle velocity 1.660 m/s dan diklaim memiliki performa penetrasi lapis baja yang sebanding dengan standar NATO, sebagai contoh sekitar 550 mm (rolled homogenous armour (RHA)) pada jarak 1.500 m.

Turret dapat berputar 360 derahat dengan elevasi meriam dari -5 ke +18 derajat. Total 28 amunisi 120mm dapat dibawa.

Untuk meningkatkan “first round hit probability”, sebuah sistem kendali penembakan yang lebih simpel diginakan yang termasuk laser range-finder. Hal ini memungkinkan tank yang telah diupgrade untuk menyerang target bergerak ketika tank ini diam. Waktu pembidikan sekitar 7 detik untuk target diam dan 10 detik untuk target bergerak.

Jarak, target horizontal angular speed dan sudut elevasi meriam 120 mm terinput secara otomatis, sementara charge temperature, ambient air temperature, muzzle velocity dan crosswind diinput manual sesuai kebutuhan.

Meriam utama normalnya dibidikkan ke target oleh penembak, tetapi jika dibutuhkan dapat diambil alih oleh komandan. Berbagai tipe peralatan penglihatan malam dapat dipasang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Persenjataan sekunder tetap sama dan terdiri dari senapan mesin 12,7 mm yang terpasang di atap, senapan mesin koaksial 7,62 mm dan sebuah senapan mesin yang terpasang di plat glasis yang dioperasikan oleh pengemudi.


Varian Ekspor

United Kingdom
Meriam L7 105-mm ditawarkan sebagai paket upgrade untuk operator Type 59. Tidak ada Type 59 yang beroperasi bagi Inggris. Marconi menawarkan Marksman anti-aircraft system sebagai konversi dari Type 59 pada operator. Marksman terdiri dari sebuah sistem autocannon 35mm kembar dalam turret yang dapat dipasangkan ke hampir semua MBT.

Iran
Type T-72Z

North Korea
Kok'san – kendaraan artileri 170 mm, yang berbasis casis Type 59.

Pakistan
Al-Zarrar - Heavy Industries Taxila milik Pakistan memperkenalkan MBT Al-Zarrar. Seri Al-Zarrar didesain untuk menyempurnakan dan membangun ulang armada MBT Type 59 milik AD Pakistan dengan penggunaaan peralatan yang lebih modern termasuk:
• Meriam smoothbore 125 mm, yang dapat menembakkan APFSDS, HEAT-FS dan HE-FS. Sistem pengisian amunisi semiotomatus dan kendali penembakan terstabilisasi citra.
• Mesin bertenaga 730 hp untuk meningkatkan mobilitas.
• Suspensi yang lebih baik.
• Perlindungan yang lebih baik dengan ERA dan pelindung anti-ranjau di bagian bawah tank.
Type 59 memainkan peran penting dalam Indo-Pakistani War pada 1971.

United States
Jaguar



Operator


Afghanistan - 100

Bangladesh - 36 Type 59 dipesan pada 1980 dari RRC dan dikirim antara 1980 hingga 1981. 240 T54, T55, Type 59 dan Type 62 beroperasi pada awal 2001 dan 180 pada awal 2003. 80 Type 59 dan Type 69 beroperasi pada 2004 dan 2006. 264 (termasuk 30 T-54A diterima sebagai hadiah dari Mesir, yang kemudian dimodifikasi menggunakan suku cadang Type 59 dengan bantuan China). Berdasarkan inventarisasi pada 2010, Bangladesh masih mengoperasikan 264 T 59 dan T 59II, dan 30 T-54 walaupun sudah dikonversi menjadi heavy APC / IFV .

Cambodia - 150 T-55, Type 59, dan PT-76 beroperasi pada awal 2001 dan 170 pada awal 2003. 50 Type 59 masih beroperasi pada 2004 dan 2006.

RRC - 6,000 Type 59 beroperasi pada 1985, 1990, 1995 dan 2000. 5,000 pada 2003 dan 2005. Dan sekitar 5,000 pada 2010.

Republik Demokrasi Kongo - 20

Republik Kongo- 15

Iran - 300 Type 59 dipesan pada 1981 dari RRC dan dikirim antara 1982 hingga 1984. 200 T-54, T-55 dan Type 59 diupgrade menjadi standar Safir-74 (juga dikenal sebagai T-72Z). 220 Type 59 beroperasi pada 2000. 540 T-54, T-55 dan Type 59 beroperasi pada 2004, 2005, 2006 dan 2008.

Irak - 1,500 Type 59 dan Type 69 dioperasika oleh Pasukan Reguler Irak pada 1990.
Sri Lanka - 80+

Myanmar - Type 59D/D1 - 160+

Korea Utara – antara 50 hingga 175 MBT dipesan pada 1972 dari RRC dan dikirim pada 1973. 250 turret ZSU-57-2 dipesan pada 1967 dari Uni Soviet dan dikirim antara 1968-1977, dipasang pada hull Type 59. 175 Type 59 dioperasikan pada 1985 dan 1990. 500 pada 2000. 3,500 T-34, T-54, T-55, T-62 dan Type 59 pada awal 2001, sekitar 3.500 pada awal 2003 dan 2004, dan lebih dari 3.500 pada 2006.

Pakistan - 80 Type 59 dipesan pada 1964 dari RRC dan dikirim antara 1965-1966. 210 Type 59 dipesan pada 1968 dan dikirim antara 1970-1972. 159 Type 59 dipesan pada 1973 dan dikirim pada 1974. 852 Type 59 dipesan pada 1975 dan dikirim antara 1978 dan 1988. Sekitar 1.300 Type 59 beroperasi pada 1990, 1.200 pada 1995 dan 2000. 1.100 pada 2002, 1.000 Type 59 dan 80 Al-Zarrar pada 2005, 600 Type 59 dan 300 Al-Zarrar pada 2008, 1100 Type 59 dan 400 Al-Zarrar pada 2010. 600 Type 59 dan 600 Al Zarrar pada 2012.

Sudan - 10

Tanzania – 30 diupgrade menjadi Type 59G pada 2011

Vietnam - 350

Zambia - 20

Zimbabwe - 30


Eks-Operator

Albania - 721+ dikirim oleh cina dan dioperasikan oleh pemerintahan Albania bersama dengan 75 T54 dan 300+ T55. Saat ini kebanyakan darinya dipensiunkan dan beberapa dalam penyimpanan.



Spesifikasi MBT Type 59


MBT Type 59 di Museum Revolusi Rakyat China (Foto: wikipedia)

Negara Asal: China
Produsen: NORINCO (China North Industries Corporation) - China
Tahun Awal Operasional: 1959
Produksi: 10,000
Awak: 4
Panjang Total: 29.53ft (9.00m)
Lebar: 10.73ft (3.27m)
Tinggi: 8.50ft (2.59m)
Berat: 39.7 US Short Tons (36,000kg; 79,366lbs)
Powerplant: 1 x Model 12150L V-12 Liguid-cooled diesel generating 520 hp at 2,000rpm.
Kecepatan Maksimum: 28mph (45 km/h)
Jarak Maksimum: 267 miles (430 km)
Proteksi NBC: Tidak ada
Penglihatan Malam: Ya – Inframerah untuk pengemudi, komandan dan penembak

Persenjataan:
1 x meriam utama 100mm
1 x senapan mesin anti-pesawat 12.7mm
1 x senapan mesin koaksial 7.62mm
1 x senapan mesin 7.62mm

Ammunisi:
34 x proyektil 100mm
200 x amunisi 12.7mm
3,500 x amunisi 7.62mm



Sumber:
wikipedia.org
www.army-guide.com
www.globalsecurity.org
www.armyrecognition.com
www.militaryfactory.com